Minggu, 11 Oktober 2026

Kota Medan Tidak Termasuk dari 11 Daerah Dilalui Gerhana Matahari Total, Fenomena Langka 3 Sampai 5 Tahun Sekali

- Kamis, 20 April 2023 09:30 WIB
Kota Medan Tidak Termasuk dari 11 Daerah Dilalui Gerhana Matahari Total, Fenomena Langka 3 Sampai 5 Tahun Sekali

jaringberita.com -Fenomena Gerhana Matahari Total (GMT) pada hari ini, Kamis (20/4/2023), merupakan peristiwa langka yang bisa terjadi dalam rentan waktu 3 sampai 5 tahun sekali. Dalam waktu dekat bakal terjadi di tahun 2027 dan tahun 2031.

Pada hari ini, menurut rilis BMKG masuk dalam rangkaian Gerhana Matahari Hibrida. Dimana akan ada tiga macam bayangan bulan yang terbentuk. Yakni Antumbra, Penumbra dan Umbra.

Mungkin berikut ini bisa anda pahami hal-hal yang perlu ketahui tentang Gerhana Matahari Hibrida. Terlewati antumbra, gerhana yang teramati berupa Gerhana Matahari Cincin.
Sementara di wilayah yang terkena penumbra, gerhana yang teramatinya berupa Gerhana Matahari Sebagian.

Kemudian di daerah tertentu lainnya yang terlewati umbra, gerhana yang teramati berupa Gerhana Matahari Total. Dilansir dari detik, Gerhana Matahari total adalah kondisi di mana seluruh permukaan Matahari tertutup oleh Bulan. Bayangan Bulan akan jatuh pada Bumi dan membuatnya gelap.



Hanya ada 11 wilayah yang dilalui GMT ini. Ada daerahmu?
Ada 11 wilayah di Indonesia yang akan mengalami dampak Gerhana Matahari Total. Kota Medan tidak termasuk. Berikut daftar tempat beserta waktunya:

Maluku
Pulau Kisar: 13.22 - 13.23 WIT
Pulau Maopora: 13.24 - 13.25 WIT
Pulau Damar: 13.27-13.28 WIT
Pulau Watubela: 13.40-13.45 WIT

Papua Barat
Kepulauan Antalisa: 13.44 -13.45 WIT
Randepandai: 13.50-13.51 WIT
Roswar: 13.51-13.52 WIT
Pulau Num: 13.54-13.55 WIT

Papua
Wooi: 13.54-13.55 WIT
Serui: 13.54-13.55 WIT
Biak Kota: 13.6-13.57 WIT


Cara Aman Mengamati Gerhana Matahari
Gerhana Matahari merupakan fenomena yang bisa kamu saksikan. Namun, kamu perlu hati-hati karena cahaya yang dipancarkan dapat membahayakan mata.
Observatorium Bosscha ITB dalam situs resminya menjelaskan 4 cara tetap aman mengamati Gerhana Matahari. Yuk simak berikut ini.

1. Proyeksi di Bawah Pepohonan
Cara yang paling aman mengamati Matahari adalah dengan tidak menatap langsung ke arah Matahari. Hal ini dapat dilakukan dengan mengamati proyeksi bayangan matahari ke lapisan permukaan tertentu, seperti pohon.

2. Proyeksi dengan Saringan
Saringan adalah alat yang sangat sederhana dan dapat digunakan sebagai instrumen pengamatan gerhana. Lubang pada saringan berfungsi layaknya lubang-lubang kecil yang dapat memproyeksikan cahaya matahari. Letakkan selembar kertas putih sebagai layar proyeksi untuk mendapat gambaran Matahari yang lebih jelas.

3. Proyeksi Lubang Jarum
Alat proyeksi lubang jarum sederhana dapat dibuat dengan menggunakan dua buah lembar kertas atau karton dengan lembar aluminium. Buatlah lubang kecil dengan menggunakan jarum. Lubang dapat dibuat satu titik atau beberapa titik.

4. Kacamata Matahari
Teknik lain mengamati Matahari adalah dengan pengamatan langsung menggunakan alat khusus seperti kacamata Matahari. Kacamata Matahari menggunakan lapisan filter khusus yang akan menyaring lebih dari 99,99% cahaya tampak Matahari, termasuk radiasi inframerah (IR) dan ultraviolet (UV), sehingga aman untuk digunakan.

Editor
:
Tags
beritaTerkait
Pascasarjana Kesehatan Masyarakat USM Indonesia Edukasi Masyarakat Kawasan Wisata Sembahe Terkait Kebencanaan
Pacitan Jawa Timur Diguncang Gempa Berkekuatan M6,0
Wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar Diguncang Gempa Bumi Tektonik M4,1
Angin Puting Beliung di Simalungun, 17 Rumah Rusak Berat
Gempa Bumi Magnitudo 5,7 Guncang Wilayah Nias Selatan
Gempa Guncang Sulawesi Utara, BMKG  Pastikan tak Berpotensi Tsunami
komentar
beritaTerbaru