jaringberita.com -Miris, polisi Indonesia dipersepsikan terkorup se-Asia Tenggara seperti dilansir indexmundi.com. Perolehan tersebut diakibatkan karena banyaknya kasus korupsi yang terjadi pada oknum polisi.
Hasil survei tersebut dikeluarkan indexmundi setelah melakukan survei kepada warga sedunia terhadap level korupsi yang dilakukan polisi di negara mereka.
Lukman Simandjuntak dalam akun Twitternya @hipohan mengunggah foto mantan Kadiv Propam Mabes Polri Irjen Ferdy Sambo yang memakai seragam kepolisian lengkap dengan tongkat komando.
Di dalamnya ada informasi soal kepolisian paling korup di Asia Tenggara. Urutan pertama Indonesia (7,56), selanjutnya berurutan Thailand (7,40), Philiphines (7,12), Malaysia (7,11), Cambodia (6,96),
Vietnam (6,85), Singapura (2,10). Di bawahnya juga ada keterangan bahwa tidak ada ranking untuk Brunei Darussalam, Myanmar, Laos dan Timur Leste.
“Polisi Indonesia di mata media asing, saya sih malu, kalau Pak @ListyoSigitP bagaimana?” tulis Lukman Simandjuntak.
Akun @Mei_D_Virdaus menjelaskan, average 7.56 berarti dalam setiap 10 polisi 7.56 di antaranya korup.
“Polisi korup sudah bukan rahasia lagi, cuma yang bikin malu masyarakat luar negeri juga tahu,” ujar @YuliHan138 .
Awalnya, @YuliHan138 berpikir, polisi korup cuma ada di film India sama film barat. Ternyata di Indonesia juga ada. “Bukan di film guys, tapi nyata di Indonesia,” sindirnya.
Akun @Ruwahel menyesalkan institusi polisi yang dulu pernah mendapat apresiasi paling dipercaya masyarakat, kini berubah mendapat gelar terkorup di era Presiden Jokowi.
Akun @nugghyy menyebut, nama “Sambo” akan jadi simbol polisi jahat di Indonesia.
“Indonesia juaranya. Gimana ini Pak Kapolri @ListyoSigitP prestasi yang sungguh membagongkan,” saut @NongNayara.
“Sebagai rakyat Indonesia, mendukung penuh penindakan oknum arogan. Masih banyak polisi yang baik, yang jelek dibuang saja,” tegas @NoNameAreOk.
Akun @AzamJavas bilang, untuk masalah korupsi Indonesia juaranya, tapi kalau prestasi nol besar karena dalam rekrutmen selalu karena uang dan uang. “Sedih dan prihatin dengan pejabat negara Indonesia,” ujarnya.
Sebetulnya, kata @BisyrulAhmad, sudah menjadi citra polisi di negara manapun, pasti polisi jadi instansi yang korup. Soalnya, mereka yang megang tanggung jawab keamanan.
“Mafia-mafia yang duitnya banyak tinggal cari polisi yang mau disetir,”kata dia.
Akun @RidNgemil menyambung. Kata dia, polisi korup bekerja bukan untuk Pemerintah tapi untuk mafia yang memegang kuasa. Mereka dibayar mahal dari harta ilegal.
“Siap-siap karena sebentar lagi akan ada sanggahan baik dari buzeRp maupun official, bahkan pakar pun akan segera dihadirkan di talk show televisi untuk meng-counter berita tersebut,” kata @w4one4j4.
Akun @Moonlig838 menyambung. Dia menduga sebentar lagi akan keluar survei kepuasan masyarakat kepada Polri mencapai 80 persen.
“Sungguh membanggakan andai dapat predikat aparat yang paling humanis, agamis dan humoris,” ujar akun @jawir_solo.
Sementara, akun @MarufMDJ meminta Kapolri menyikapi hasil survei ini. Dia berharap, survei tersebut tidak benar dan minimal jadi masukan untuk minimalkan hal kurang baik di tubuh Polri. “Salam Presisi,” kata dia.
Akun @Al_Makstar mengajak masyarakat tetap percaya kepada institusi Polri. Dia bilang, masih banyak polisi Indonesia yang baik dan bersih. “Bravo polisi-polisiku yang baik,” kata dia, memberi dukungan.
Akun @MallSofya menyarankan pimpinan Polri harus terus melakukan evaluasi dan instrospeksi. Dia menegaskan, sesungguhnya masyarakat sangat membutuhkan polisi baik.
“Polisi di Indonesia yang bersih dari korupsi ini sangat banyak dan bisa diandalkan oleh masyarakat,” kata @Narutookun, seperti dilansir dari RM.id.