jaringberita.com -Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebut, angka kematian bayi akibat pneumonia sangat tinggi.
Sekitar 14,5 persen kematian bayi dan 5 persen dari kematian balita di Indonesia disebabkan infeksi pneumonia. Itu artinya, diperkirakan setiap jam 2-3 bayi meninggal karena pneumonia.
“Imunisasi PCV ini terbukti bisa menurunkan secara drastis dan memberikan proteksi terhadap pneumonia,” ujar Budi dalam Pencanangan Nasional Imunisasi PCV, pada Senin (12/9).
Budi bilang, selain bisa menurunkan kematian bayi dan balita, vaksin PCV penting untuk menurunkan tingkat stunting.
“Kita mendapatkan tiga hal sekaligus yakni menurunkan angka kematian bayi, menurunkan angka kematian balita, dan menurunkan angka stunting. Itu adalah target RPJMN (Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional),” jelasnya.
Menkes mengatakan, pandemi Covid 19 sudah mulai terkendali sehingga Pemerintah bisa kembali berkonsentrasi memastikan agar anak-anak terlindungi dari segala macam jenis penyakit.
Akibat pandemi Covid-19, ada sekitar lebih dari 1,7 juta bayi yang belum mendapatkan imunisasi dasar selama periode 2019-2021. Kemenkes mencatat, cakupan imunisasi dasar lengkap pada bayi turun drastis.
Pada 2020, target imunisasi sebanyak 92 persen, sedangkan cakupan yang dicapai hanya 84 persen. Tahun 2021, imunisasi anak ditargetkan 93 persen, namun cakupan yang dicapai cuma 84 persen.