Rabu, 26 Agustus 2026

Token ASIX Milik Anang Tak Lolos Seleksi Kripto, Ini Alasan Bappebti

- Selasa, 16 Agustus 2022 09:55 WIB
Token ASIX Milik Anang Tak Lolos Seleksi Kripto, Ini Alasan Bappebti
Net
Ilustrasi

jaringberita.com - Jakarta: Kementerian Perdagangan melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) menyatakantoken ASIXmilik artisAnang Hermansyahtak lolos seleksi penilaian aset kripto terdaftar di Indonesia.



Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Pasar Bappebti Tirta Karma Senjaya menjelaskan, pihaknya telah menyetujui 222 aset kripto baru untuk diperdagangkan. Jumlah tersebut berasal dari 300an lebih aset kripto yang mengajukan pendaftaran termasuk token ASIX.

Baca Juga:


"Tetapi memang pada tahap penilaian AHP (Analytical Hierarchy Process) tidak masuk. Sehingga ASIX sendiri belum masuk 383 atau 222 yang baru," ujar Tirta dilansir CNN Indonesia, Senin (15/8).

Baca Juga:

Dia menyebut token yang tidak lolos seperti ASIX dalam penilaian Bappebti diharapkan bisa mengusulkan kembali. Hanya saja, tegas dia, harus memperbaiki ketentuan dan kriteria yang ditetapkan oleh Bappebti.

Sementara itu, Plt Kepala Bappebti Didid Noordiatmoko menyebut token ASIX bahkan belum pernah terdaftar dari deretan aset kripto yang disetujui sebelumnya.

"Jadi token ASIX bukan termasuk di 229 awal. Dia ada pada pendaftar baru ada 300 sekian yang baru mengusulkan penilaian dan yang memenuhi 222 tetapi tidak termasuk token ASIX tadi itu," jelasnya.

Meski demikian, kata Didid, terdapat 10 token lokal yang sudah lolos penilaian Bappebti dan sejumlah asosiasi kripto. Dalam penilaian untuk kripto terdaftar di Indonesia, Bappebti pun melibatkan asosiasi dan exchanger, seperti Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO) hingga Asosiasi Blockchain Indonesia.

"Artinya satu sisi kami tetap mendorong yang lokal untuk juga berinovasi membuat token, tapi di sisi lain kami tetap menetapkan standar kualitas yang tidak bisa ditawar," pungkasnya.

Sebelumnya, Bappebti menambah 154 jenis aset kripto yang bisa diperdagangkan di Indonesia. Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Bappebti (perba) Nomor 11 Tahun 2022 tentang Penetapan Daftar Aset Kripto yang Diperdagangkan di Pasar Fisik Aset Kripto. Peraturan ini sekaligus mencabut Perba Nomor 7 Tahun 2020.

Dalam perba tersebut, Bappebti menetapkan sebanyak 383 jenis aset kripto yang dapat diperdagangkan di pasar fisik aset kripto. Jumlah ini naik dari perba sebelumnya yang 229 jenis aset.

Editor
:
Tags
beritaTerkait
Bareskrim Ungkap kasus Penipuan Kripto Internasional, Kerugian Capai Rp105 Miliar
Peternak Mandiri Diminta Bentuk Asosiasi dan Pemerintah Bantu Promosi Atasi Oversupply Ayam
Lindungi Industri Lokal dan Bisnis UMKM, Bareskrim Sita 1.883 Pakaian Bekas
Jaringan Internasional Perdagangan Satwa Dilindungi Diungkap Polda Sumatera Utara
Dollar Merosot, Harga Emas Ikut Juga Merosot
Polri Tangkap 414 Tersangka Perdagangan Orang
komentar
beritaTerbaru