Selasa, 13 Oktober 2026

Market Tornado Cash Rontok Pasca Terkena Sanski Amerika

- Selasa, 09 Agustus 2022 10:32 WIB
Market Tornado Cash Rontok Pasca Terkena Sanski Amerika
Pixabay
Ilustrasi

jaringberita.com - Medan: Marketing kripto Tornado Cash (TORN) mengalami penurunan signifikan pada Selasa (9/8/2022). Terhitung pada pukul 10.15 WIB, harga TORN berada di level $21,90 atau Rp325.542 menurun 25,28 persen dari harga tertinggi sebelumnya di level $32,8.

Penurunan ini disebabkan, setelah Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS) menambahkanmixer crypto,Tornado Cash, ke daftar sanksi. Mereka juga melarang semua warga AS berinteraksi dengannya dan mengharuskan aset AS milik Tornado Cash dilaporkan ke Kantor Pengawasan Aset Asing pada Senin (8/8/2022) pagi waktu setempat.

Pada bulan Maret lalu, sebanyak 625 juta dolar AS (Rp 9,2 triliun) dicuri dari crypto Axie Infinity dan dicuci melalui Tornado Cash. Ini adalah kasus pencurian yang dikaitkan FBI dengan Lazarus Group yang berbasis di Korea Utara.

Baca Juga:

Dalam sebuah pernyataan, Brian E. Nelson, pejabat di bawah sekretaris Departemen Keuangan untuk terorisme dan intelijen keuangan, mengatakan bahwa mixer belum mengambil langkah-langkah yang memadai untuk mencegah layanannya digunakan oleh beberapa penjahat dunia maya yang paling produktif.

Baca Juga:

“Hari ini, Departemen Keuangan memberikan sanksi kepada Tornado Cash,mixermata uang virtual yang mencuci hasil kejahatan dunia maya, termasuk yang dilakukan terhadap para korban di Amerika Serikat,” kata Nelson, seperti dikutipThe Verge.

Tags
beritaTerkait
Harga Kripto 4 September 2026: Bitcoin dan Ethereum Menguat, Zcash Catat Kenaikan Tertinggi
KPK Geledah Perumahan Elit Royal Sumatera, Cluster Topaz Milik "TOP'
Bareskrim Ungkap kasus Penipuan Kripto Internasional, Kerugian Capai Rp105 Miliar
Kasus Judol di Kementerian Komdigi Jadi Atensi Kapolri
Kasi Humas Jajaran Polda Sumut Harus Bangun Opini
Ada Tempat Lokasi Pembuatan Uang Palsu, Polsek Patumbak Datang
komentar
beritaTerbaru