jaringberita.com - Medan: Komitmen Kapolda Sumatera Utara (Sumut) memberantas menyikat habis praktik judi slot online dinilai sebagai langkah strategis.
Dosen Fisipol Universitas Medan Area (UMA) Dr Dedi Sahputra, MA menilai, langkah ini selain sebagai tugas pelayanan Polri, juga akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi ini.
"Masyarakat harus mendukung komitmen Polda Sumut ini. Dengan begitu akan terjalin sinergi antara Polda Sumut dan warga masyarakat," ungkapnya, Minggu (31/7/2022).
Seperti diketahui, jajaran Polda Sumut telah berkomitmen untuk memberantas habis praktik judi slot online di wilayah Sumut. Polda Sumut menilai, kegiatan judi online saat ini sudah pada tingkat meresahkan masyarakat karena meningkatkan kriminalitas dan berdampak negatif pada kesehatan mental anak-anak.
Tindakan untuk memberantas judi slot online ini dilakukan sesuai dengan perintah dari Bareskrim Polri, yang meminta seluruh Polda di Indonesia memberantas penyakit masyarakat tersebut.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi menyebutkan, Bareskrim Mabes Polri telah memerintahkan seluruh Polda di Indonesia untuk menyikat habis segala bentuk perjudian online atau yang ramai belakangan ini slot online.
“Ya, kita sudah menerima intruksi dari pusat. Sudah pasti kita tindaklanjuti,” ujar Hadi, Jumat (29/7/2022) lalu.
Menurutnya, Polda Sumut telah memerintahkan Polres sejajaran untuk bergerak cepat dalam memberantas perjudian slot online. Karena perjudian slot online ini sangat meresahkan masyarakat dan sangat berdampak negatif terhadap para anak-anak.
“Kita juga sudah perintahkan Polres sejajaran dan sebelum ada intruksi ini kita juga sudah ada mengungkap beberapa judo online,” ucapnya.
Selain memberantas judi online, sambung Hadi, pihaknya juga akan menindak siapapun yang membuat iklan judi online di media sosial. Iklan judi online bisa dijerat pidana Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).