Senin, 21 September 2026

Banjir di Belawan Hingga Sebetis Orang Dewasa, Ini Penjelasan Camat

- Senin, 22 Agustus 2022 18:15 WIB
Banjir di Belawan Hingga Sebetis Orang Dewasa, Ini Penjelasan Camat
Istimewa
Hujan deras yang mengguyur sebagian besar wilayah kota Medan dalam beberapa hari belakangan ini membuat banyak rumah warga kebanjiran. Tak terkecuali di kecamatan Medan Belawan khususnya di kelurahan Belawan II.
jaringberita.com,Belawan: Hujan deras yang mengguyur sebagian besar wilayah kota Medan dalam beberapa hari belakangan ini membuat banyak rumah warga kebanjiran. Tak terkecuali di kecamatan Medan Belawan khususnya di kelurahan Belawan II.

Pada Senin (22/8), hampir di sepanjang Jalan Selebes mulai dari gang 2 sampai ke gang 17 air menggenangi jalan setinggi betis orang dewasa, rumah warga pun tak luput dari genangan air hujan.

Melihat kondisi, pasca turun hujan deras dari langit kota Belawan yang diguyur air hujan warga menjadi resah karena air hujan yang merendam rumah rumah mereka tidak kunjung surut hingga sore ini.

Salah seorang warga Kelurahan Belawan ll Kecamatan Medan Belawan,Ary Wahyudi Nasution, merasa kesal karena rumah direndam banjir air hujan.

Masih kata Ary Wahyudi, dia merasa heran karena biasanya penyebab banjir dikampung halaman kita ini hanya dikarenakan pasang dari air laut, sebelumnya kalaupun ada banjir karena hujan, tidak separah ini dan biasanya juga cepat keringnya, warga Kelurahan Belawan ll tidak habis habisnya diterpa banjir baik air pasang ROB yang sudah berlalu kini timbul air hujan yang menggenangi rumah rumah mereka.

Camat Medan Belawan,Subhan Fazri Harahap saat dikonfirmasi dan dimintai tanggapannya tentang kondisi yang terjadi, menjelaskan ada beberapa faktor yang menjadi penyebab genangan air pasca hujan maupun setelah surutnya air pasang dari laut diantaranya sebagai berikut :

1.Intensitas Curah Hujan yang sangat tinggi dan dalam tempo jangka waktu yg lama sebab sedang dalam masa musim penghujan di Kota Medan.


2. Volume Saluran Drainase yang tidak cukup menampung debit air hujan yg tinggi.

3.Kondisi drainase yg tumpat oleh sampah dan sedimentasi tanah serta sisa material bangunan warga.

4. Kondisi drainase yg tidak berfungsi akibat rusak dan sebagian ditutup oleh bangunan warga yg berdiri diatas saluran drainase

5. Kondisi Paluh Perta yg saat ini sudah menyempit akibat bangunan warga,

6. Banyaknya sampah yg terbawa saat banjir pasang dan masih ditemukannya warga yg membuang sampah kedalam saluran drainase serta paluh sehingga menghambat aliran air.

Camat Medan Belawan ini juga menjelaskan langkah langkah yg sudah dilakukan oleh pihaknya seperti:

1.Pembersihan Saluran Drainase dari sampah,
2.Pengangkatan Sedimentasi tanah dari dalam parit,
3.Pembersihan Sisa Material Bangunan warga yg menyumbat saluran drainase.

"Kami minta masyarakat Belawan untuk bersabar terkait drainase, krn pengerjaan yg dilakukan masih 70%,"kata Subhan Fazjri Harahap.


Mendapati penjelasan dari orang nomor 1 Kecamatan Medan Belawan ini saya yang juga masyarakat Kelurahan Belawan II sedikit lega, namun masih terbersit kecemasan mengingat saat ini awan tebal masih menutupi langit Belawan, pertanda hujan bersiap akan turun kembali. Semoga segala permasalahan di kota Belawan tercinta ini satu persatu dapat terselesaikan sesuai harapan masyarakat termasuk masalah banjir ROB dan banjir air hujan.

Editor
:
Tags
beritaTerkait
Yayasan Kemala Bhayangkari dan Polres Metro Bekasi Kota Ulurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bekasi
As-SDM Kapolri dan Rombongan Hibur Anak-anak Korban Banjir Demak di Posko Trauma Healing
Alumni Akabri 1990 Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir Demak
Polri Kirim Tim Kemanusiaan Bantu Korban Banjir Demak
Serentak Bergerak, Polres Simalungun Bersama Tim Gabungan Bersihkan Dampak Banjir Bandang di Haranggaol
Kapolres Labuhanbatu Cek Kondisi Warga Kampung Jati Bilah Hilir
komentar
beritaTerbaru