United(MU) bakal melakoni laga berat akhir pekan ini. Setan Merah bakal bersua rival sekotanya
Citypada laga lanjutan Liga Premier Inggris. Duel bertajuk Derby
, malam ini.
Saatini, Man City memang masih unggul dari segala sisi atas tim tuan rumah. Tapi, jika berkaca pada beberapa musim terakhir, skuadPep Guardiolakerap kali tersandung saat menghadapi sang rival sekotanya itu.
Apalagi, performa MU saat ini sedang dalam trend positif usai pasukan Erik ten Hag merangkai kemenangan demi kemenangan, yang membuat mereka kini tampak sangat percaya diri.
Sebab, MU langsung tancap gas sejak kembali bertanding di kompetisi setelah jeda Piala Dunia 2022-2023.Marcus Rashforddan kawan-kawan berhasil merangkai enam kemenangan beruntun. Bukan tidak mungkin City jadi tumbal alias tim ketujuh dibekuk Setan Merah.
Terbaru, ketajaman Rashford di lini depan sukses mencetak dua gol dalam kemenangan 3-0 MUatas Charlton Athletic pada babak perempat finalCarabao Cup 2022-2023Liga Inggris, Rabu (11/1) lalu.
Kemenangan ini mengantar MUke babak semifinal. Menariknya, dua gol Rashford di laga ini jadi pembuktian ketajamannya di bawah bimbingan Erik ten Hag. Kemenangan ini juga membuktikan bahwa rotasi skuad tidak lantas mereduksi kekuatan MU.
Torehan tersebut sekaligus mencatatkan MUmeraih enam kemenangan beruntun di semua kompetisi. Mereka bakal mencoba melanjutkan tren positif itu akhir pekan ini.
Catatan enam kemenangan beruntun ini tentu saja menjadi modal berharga Setan Merah untuk meladeni Man City akhir pekan ini. MUboleh percaya diri menyambut sang juara bertahan Liga Inggris.
Di pertemuan pertama lawan Man City, awal Oktober 2022 lalu, MUditekuk dengan skor telak 6-3 di Etihad Stadium. Saat itu permainan skuad Ten Hag memang belum terbentuk.
Sekarang kondisinya berbeda. Taktik Ten Hag semakin matang diterapkan di lapangan. Para pemain juga menunjukkan daya juang luar biasa. Terlebih, MUpunya Rashford yang kembali menemukan sepatu golnya. Besar kemungkinan Rashford akan kembali mencetak gol penentu kemenangan MUke gawang Man City akhir pekan ini, dilansir rm.id
Dikutip dariThe Sun, kemarin, pelatih Manchester City, Pep Guardiola, pesimis timnya bisa mengalahkan Manchester United seiring catatan performa kurang apik timnya dalam beberapa partai terakhir.
Salah satunya ketika Erling Haaland cs disingkirkan oleh Southampton di babak perempat final Piala Liga Inggris. Di laga itu Man City menelan kekalahan 0-2 dengan catatan buruk tanpa menciptakan satu pun peluang tepat sasaran.
Kedua tim, sama-sama membutuhkan kemenangan untuk menjaga konsistensinya di klasemen. Saat ini, City masih menempati posisi kedua dengan nilai 39 atau terpaut lima poin dari pimpinan klasemen Arsenal.
Sedangkan MUmenduduki peringkat ke empat dengan nilai 35 atau selisih empat poin dari City. Tapi, posisi MUbelum aman karena masih bisa digusur oleh Tottenham Hotspur dan Fulham.