Pelatih PSG, Christophe Galtier Geram Disingkirkan Bayern Munchen


Pelatih PSG, Christophe Galtier Geram Disingkirkan Bayern Munchen
Twitter
Christophe Galtier
jaringberita.com - Pelatih Paris Saint-Germain (PSG) geram setelah tim asuhannya disingkirkan oleh Bayern Munchen di 16 besar Liga Champions.

Dalam lafa yang digelar di Allianz Arena, Jerman, Kamis (9/3/2023) dini hari, PSG dipermalukan 2-0 oleh tim tuan rumah, sehingga agregat menjadi 3-0.

Adapun kedua gol Munchen dalam lafa itu diciptakan lewat Eric Maxim Choupo-Moting (61’) dan Serge Gnabry (89’).

"Kami tidak tahu bagaimana mencetak gol. Kami bermain di babak pertama dengan sangat bagus. Kami menciptakan peluang dan mampu bersaing dengan lawan. Tapi, kami benar-benar tidak membuka skor,” ucap Galtier melansir Okezone.

Christophe Galtier mengakui timnya kewalahan menghadapi Bayern Munich. Pelatih 56 tahun itu menjelaskan, tim melakukan kesalahan fatal di babak kedua.

"Kami memiliki momen yang kuat tanpa berhasil mewujudkannya. Saya memikirkan beberapa situasi yang sangat dekat dengan gawang lawan, termasuk yang sangat besar dalam menekan,” ujarnya.

“Di babak kedua kami kebobolan dengan sangat bodoh ini. Pada level ini, diperlukan sedikit lebih banyak fokus. Kami jelas di bawah tekanan dari Bayern,” sambungnya.

Christophe Galtier pun mengaku frustrasi dengan penampilan anak asuhnya. Ia mengatakan, PSG sebetulnya bisa saja menang andai dapat mencetak gol lebih dulu.

Karenanya dia pun pasrah PSG telah gagal lolos ke perempatfinal Liga Champions 2022-2023.

“Saya tidak tahu apakah itu pelajaran yang bisa dipelajari. Kami frustrasi dalam kekecewaan. Jika kami cukup beruntung untuk membuka skor, permainan pasti akan berbeda,” pungkasnya.

Editor
: Nata

Tag: