jaringberita.com - Federasi Sepakbola Belgia mengonfirmasi pengunduran diri Roberto Martinez dari kursi kepelatihan usai tersingkir dari Piala Dunia menyusul hasil imbang 0-0 melawan Kroasia di laga terakhir fase grup.
Seperti diketahui, Belgia hanya mengoleksi empat poin, kalah satu poin dari Kroasia yang finish sebagai runner-up di bawah Maroko yang menjadi pemuncak klasemen.
"Ya, itu adalah pertandingan terakhir saya dengan tim nasional. Ini emosional, seperti yang bisa Anda bayangkan. Saya tidak bisa melanjutkan (menjawab), maaf,” kata Martinez dilansir dari Independent via Okezone, Jumat (2/12/2022).
Ketua Umum Federasi Sepakbola Belgia, Peter Bossaert, pun kemudian mengonfirmasi kepergian entrenador asal Spanyol itu. Bossaert sangat berterima kasih dengan semua pencapaian yang diberikan oleh Martinez selama ini, yang menyabet tempat ketiga di Piala Dunia 2018 dan juga membawa The Red Devils duduk di peringkat satu ranking FIFA selama empat tahun berturut-turut.
"Kami berterima kasih kepada Roberto Martinez untuk semua yang dia capai dengan Generasi Emas ini, sebagai pelatih sekaligus direktur teknik. Empat tahun berturut-turut nomor satu di peringkat FIFA, medali perunggu di Piala Dunia 2018, kualifikasi untuk Piala Eropa 2020, semifinal UEFA Nations League 2021, danPiala Dunia 2022,” kata Bossaert dikutip dari Twitter @SkySportsNews, Jumat (2/12/2022).
Mundurnya Martinez nampaknya sekaligus menjadi penutup dari perjalanan generasi emas Belgia, yang dihuni oleh banyak pemain bintang, seperti Eden Hazard, Kevin De Bruyne, Jan Vertonghen, Dries Mertens, Axel Witsel, Toby Alderweireld hingga Thomas Meunier dan juga yang lainnya.
Pasalnya, mayoritas dari mereka sudah berkepala tiga dan mungkin ini menjadi kesempatan terakhir bagi mereka untuk bisa mentas di Piala Dunia dalam usia emas mereka.