Baby Alien Bukukan Catatan Manis MotoGP

100 Kali Naik Podium Kelas Utama

Baby Alien Bukukan Catatan Manis MotoGP
Marc Marquez

jaringberita.com -Karier pebalap MotoGP, Marc Marquez belum berakhir. Terbukti, pebalap Repsol Honda itu membukukan catatan manis pada MotoGP Australia 2022, kemarin.

The Baby Alien – julukan Marquez, berhasil finis kedua di Sirkuit Phillip Island dalam balapan yang berlangsung kemarin. Hasil tersebut membuat Marquez naik ke podium untuk kali pertama musim ini.

Bahkan, sebuah torehan gemilang dibukukannya dari posisi kedua yang dicapainya itu. Dilansir dari Twitter resmi MotoGP, @MotoGP, Minggu (16/10), podium di Negeri Kangguru tersebut membuat Marquez meraih podium ke-100-nya di kelas utama.

Capaian itu merupakan prestasi yang sangat luar biasa untuk juara MotoGP enam kali tersebut. Sebab, seratus podium itu didapatkannya setelah menjalani musim kesembilan di MotoGP.

Pebalap berusia 29 tahun itu memulai debutnya di kelas premier pada 2013 lalu dan langsung keluar sebagai juara di musim pertamanya itu.

Setelah itu, Marquez mendominasi MotoGP selama tujuh musim dengan koleksi enam gelar juara yang diraihnya pada 2013, 2014, 2016, 2017, 2018 dan 2019. Dia hanya takluk di tangan Jorge Lorenzo pada 2015 lalu.

Sayangnya, pada MotoGP 2020 bintang tim pabrikan Honda itu mengalami kecelakaan fatal di Jerez. Alhasil, dia menderita cedera parah di lengan kanannya yang sampai saat ini masih belum pulih sepenuhnya.

Namun, setelah menjalani operasi keempatnya pada Mei lalu, perlahan-lahan Marquez mulai kembali ke performa terbaiknya. Usai gagal finis di balapan comeback-nya pasca operasi di Aragon, dia berhasil finis di posisi keempat di Motegi dan kelima di Buriram.

Bahkan, sekarang rider bernomor 93 itu sukses mengamankan podium kedua di Phillip Island. Sebelumnya, dia terakhir kali naik podium saat memenangkan MotoGP Emilia Romagna 2021 di akhir musim lalu. Marquez sendiri benar-benar tampil luar biasa di Australia.

Dia start dari posisi kedua dan berhasil menjaga persaingan di barisan terdepan bersama Francesco Bagnaia, Alex Rins, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi. Pada akhirnya, Marquez berhasil menyalip Bagnaia bersama Rins di lap terakhir.

Alhasil , dia meraih podium kedua, di belakang rider Suzuki Ecstar itu dan mengasapi sang bintang Ducati Lenovo, yang harus puas mendapat podium ketiga.

“Banyak komunikasi dan tingkat pekerjaan yang sedikit menurun, meskipun itu bukan alasan karena pada akhirnya Anda berada di kejuaraan dunia dan Anda harus tahu bagaimana beradaptasi dengan perubahan yang terjadi. Jika tidak, kamu akan terkejar,” kata Marc Marquez, seperti dilansir Crash.net.

Meski begitu, menurut Marquez, Honda telah berusaha keras dan memperbaiki performa-nya untuk meraih gelar kembali di MotoGP 2023.

“Mari kita berharap pada 2023 mereka mengambil langkah besar ke depan. Tetapi saya tidak bisa menyalahkan mereka untuk apa pun karena saya melihat bahwa upayanya maksimal, keterlibatannya juga maksimal dan saya bisa merasakan di dalam diri mereka keinginan untuk menang lagi,” tuturnya.

Hasil negatif malah didapat kandidat juara dunia, Fabio Quartararo. Rider Yamaha ini gagal mendulang poin usai mengalami kecelakaan dan gagal menyelesaikan jalannya balapan.

Sedangkan buat Francesco Bagnaia mampu mengamankan posisi ketiga. Tambahan poin yang diraih Pecco, membuatnya mengamankan posisi puncak klasemen sementara MotoGP, dan menjaga jarak dengan Quartararo.

Jalannya balap dimulai Jorge Martin yang start dari posisi pertama langsung memimpin balapan dibuntuti oleh Marc Marquez. Dilansir dari RM.id, posisi ketiga sampai kelima diisi Francesco Bagnaia, Aleix Espargaro dan Fabio Quartararo.


Tag: