Joko Susilo menyebut timnya harus kerja keras dan juga motivasi tinggi untuk meneruskan hasil positif melawan Persikabo 1973 pekan lalu.
Dia mengakui dari sisi materi pemain dan kualitas pelatih,
Borneo FC salah satu tim yang cukup bagus.
Di sisi lain,
Borneo FC Samarinda membawa modal positif melawan Arema dengan kemenangan 3-0 di pertemuan pertama. Namun hasil di putaran pertama tak dianggap keuntungan berarti bagi Akhyar Ilyas, asisten pelatih Borneo FC. Dia menilai
Arema FC tetap menjadi lawan tangguh yang sulit ditaklukkan.
"Hanya dengan kerja keras kami bisa mengalahkan setiap lawan. Termasuk menghadapi Arema FC. Rekor pertemuan sebelumnya hanya sebatas menambah motivasi bertanding," kata Akhyar Ilyas.
Akhyar menegaskan tak ingin hasil pekan lalu terulang. Yakni saat dikandaskan PSS Sleman 1-2 di Stadion Maguwoharjo.
Beruntung bagi
Borneo FC laga melawan
Arema FC memiliki jeda cukup panjang. Hal ini diharapkan membuat seluruh pemain dalam kondisi fit sehingga mampu menampilkan performa terbaik.
Menghadapi Arema FC, Pesut Etam hanya minus Stefano Lilipaly yang memperkuat Timnas Indonesia di ajang uji coba internasional. Posisinya digantikan Andy Harjito yang menyusul tim belum lama ini.
Sebanyak 21 pemain disiapkan melawan Arema FC. Pesut Etam juga akan tampil solid dengan lengkapnya empat legiun asing.
Tags
beritaTerkait
komentar