Polda Metro Gelar Apel Personel dan Peralatan Persiapan Pengamanan Pemilu 2024


Polda Metro Gelar Apel Personel dan Peralatan Persiapan Pengamanan Pemilu 2024

jaringberita.com - Dalam rangka Operasi Mantap Brata Jaya 2023-2024, Polda Metro Jaya menggelar apel personel dan peralatan persiapan pengamanan pemilu 2024. Sebanyak 4.744 personel akan diterjunkan untuk melakukan pengamanan Pemilu 2024 di wilayah DKI Jakarta.

Kegiatan apel personel dan peralatan persiapan pengamanan pemilu 2024 dipimpin oleh Kepala Korps Sabhara (Kakorsabhara) Baharkam Polri Irjen Hary Sudwijanto yang berlangsung di Lapangan Presisi Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (8/2/2024).

Turut hadir juga dalam kegiatan apel personel dan peralatan persiapan pengamanan pemilu tersebut, diantaranya Wakapolda Metro Jaya Brigjen Suyudi Ario Seto, Direktur Pengalaman Objek Vital (Dir Pamobvit) Baharkam Polri Brigjen Suhendri, Ketua KPU DKI Jakarta Wahyu Dinata dan Ketua Bawaslu DKI Jakarta Sakhroji.

“Kondisi geografis wilayah Polda Metro Jaya dan perubahan iklim cuaca sangat mempengaruhi pengamanan yang dilakukan dan kondisi ini berbeda dengan Polda-Polda lainnya,” ujar Kakorsabhara, Kamis (8/2/2024).

“Ini membutuhkan kerja keras dan ekstra di dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif karena pusat dari pemilu seluruhnya akan bermuara di wilayah Jakarta,” sambungnya.

Setelah melakukan pengecekan personel dan peralatan, Hary mengungkapkan ke optimisannya bahwa Polda Metro Jaya akan bisa menciptakan situasi yang aman dan kondusif pada 14 Ferbuari 2024 mendatang.

“Kalau melihat dari kesiapan, saya optimis Polda Metro Jaya akan bisa memberikan rasa aman kepada masyarakat yang dilayani. Demikian juga peralatan yang tadi kami cek semuanya pada kondisi prima, siap digunakan untuk membantu anggota di dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya bidang pengamanan dari satgas preemtif, preventif sampai dengan satgas gakkum tergelar dengan baik,” ungkapnya.

Setelah itu, Hary mengatakan, kesiapan juga personel terlihat dari Satuan Tugas Bantuan Operasi (Satgas Banops), seperti tim kesehatan, informasi teknologi (IT) dan lain sebagainya.

“Semua sudah siap. Saya yakin semua nanti akan berjalan baik dan bisa memberikan rasa aman dan kelancaran dalam kegiatan pemilu,” katanya.

Menurut Hary, Polda Metro adalah pusat dari berbagai kegiatan karena Jakarta merupakan pusat pemerintahan.

Oleh Karena itu, Hary menyampaikan bahwa Polda Metro Jaya perlu menyiagakan pasukan mana kala nanti ada peningkatan eskalasi saat tahapan inti pemilu.

“Semua aktivitas ada di sini, kita perlu kekuatan yang optimal dan maksimal. Ini merupakan barometer untuk keamanan di polda-polda yang lain,” pungkasnya.

Penulis
: Vicar

Tag: