Jumat, 14 Agustus 2026

Sungai Masamba Meluap, Tiga Desa di Luwu Utara Direndam Banjir

- Kamis, 16 Maret 2023 23:00 WIB
Sungai Masamba Meluap, Tiga Desa di Luwu Utara Direndam Banjir
Istimewa
Banjir Luwu Utara
jaringberita.com - Sebanyak tiga desa di wilayah Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan direndam banjir akibat meluapnya Sungai Masamba, Selasa (14/3/2023).

Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB melaporkan, ketiga desa tersebut, yaitu Desa Lembang-lembang di wilayah Kecamatan Baebunta Selatan, dan pada Kecamatan Malangke Barat desa terdampak ialah Desa Cenning dan Desa Wara.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan, berdasarkan data sementara yang dihimpun, banjir mengakibatkan 290 kepala keluarga terdampak, dan 290 unit rumah warga terendam.

Tercatat 32 kepala keluarga mengungsi ke dua lokasi titik pengungsian, yatu Posko Pengungsi Desa Kalitata dan Posko Pengungsi Gereja Urukumpang. Banjir turut merendam beberapa infrastruktur lainnya, seperti dua fasilitas umum, dua tempat ibadah, tujuh kilometer ruas jalan dan sekitar 800 hektar lahan pertanian.

"Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Utara bersama aparat setempat melakukan pendataan, pemantauan debit air dan juga penanganan pada warga terdampak. Dilaporkan kondisi pagi ini, banjir mulai surut di beberapa titik," ungkapnya, Kamis (16/3/2023).

Merujuk informasi prakiraan cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), wilayah Sulawesi Selatan diprediksi akan mengalami cuaca cerah berawan hingga hujan ringan pada hari ini (16/3/2023) dan besok (17/3/2023).

Sementara itu berdasarkan InaRisk BNPB, wilayah Kabupaten Luwu Utara memiliki risiko bencana banjir pada tingkat sedang hingga tinggi dengan potensi wilayah terdampak sebanyak 12 kecamatan.

Melihat data tersebut, BNPB mengimbau kepada pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan khususnya yang berada di wilayah rawan bencana banjir, seperti masyarakat yang tinggal di sekitar daerah aliran sungai.

Pemerintah daerah diharapkan meninggikan dan memperkuat tanggul-tanggul disekitar sungai dengan sand bag untuk meminimalisir meluapnya debit air sungai.

Sementara bagi masyarakat agar secara rutin mencari informasi cuaca. Jika terjadi hujan lebih dari satu jam kemudian jarak pandang kurang dari 100 meter, segera keluar rumah dan cari lokasi aman dan lebih tinggi secara mandiri.

Editor
:
Tags
beritaTerkait
Yayasan Kemala Bhayangkari dan Polres Metro Bekasi Kota Ulurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bekasi
As-SDM Kapolri dan Rombongan Hibur Anak-anak Korban Banjir Demak di Posko Trauma Healing
Alumni Akabri 1990 Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir Demak
Polri Kirim Tim Kemanusiaan Bantu Korban Banjir Demak
Serentak Bergerak, Polres Simalungun Bersama Tim Gabungan Bersihkan Dampak Banjir Bandang di Haranggaol
Kapolres Labuhanbatu Cek Kondisi Warga Kampung Jati Bilah Hilir
komentar
beritaTerbaru