Kamis, 15 Oktober 2026

Gunung Merapi Kembali Muntahkan Awan Panas Guguran

- Sabtu, 11 Maret 2023 21:00 WIB
Gunung Merapi Kembali Muntahkan Awan Panas Guguran
Istimewa
Erupsi Gunung Merapi

Sementara itu, berdasarkan laporan dari Pos Pengamatan Gunung Merapi di Babadan, awan panas guguran itu juga memicu abu vulkanik yang mengarah ke barat laut-utara.

Petugas Pos Babadan, Yulianto dalam sambungan telepon mengatakan Pos Babadan mulai terdampak abu vulkanik cukup tebal.

"Kalau APG-nya mengarah ke Barat Daya, ke Kali Bebeng dan Krasak. Tapi kalau abu vulkanik ke arah barat laut-utara. Karena faktor angin, ya," jelasnya.

"Kalo Pos Babadan saat ini sudah pasti terdampak APG. Ini cukup tebal," sambungnya.

Lebih lanjut Yulianto juga telah menerima laporan beberapa lokasi yang juga terdampak abu vulkanik. Adapun rinciannya Desa Mangunsuko, Desa Dukun, Desa Paten dan Desa Sengi di Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang. Berikutnya Desa Wonolelo dan Desa Krogowanan di Kabupaten Magelang. Selanjutnya Desa Klakah dan Desa Tlogolele di Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali.

Terkait pengungsian, Yulianto belum menerima adanya laporan warga yang mengungsi di wilayah yang terdampak abu vulkanik tersebut. Yulianto menjelaskan bahwa pihaknya bersama BPPTKG akan memberikan rekomendasi kepada warga sekitar untuk mengungsi apabila cakupan wilayah awan panas guguran beserta abu vulkanik berkembang dalam beberapa event dan jaraknya lebih jauh dari 7 kilometer.

"Ini kan baru terpantau satu kali event. Terjadi 5-6 kali guguran. Kalau cakupannya terus berkembang dan jaraknya lebih jauh dari 7 kilometer maka besar kemungkinan akan ada rekomendasi kepada warga agar mengungsi," pungkasnya.

Editor
:
Tags
beritaTerkait
TNI Kerahkan Pesawat TNI AU Kirimkan Bansos untuk Korban Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di NTT
Kapolri Pastikan Pelayanan dan Kebutuhan Warga Korban Bencana Erupsi Lewatobi
Ketum DP Serahkan Bansos Untuk Masyarakat Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di NTT
Panglima TNI Tinjau Lokasi Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di NTT
Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi
Innalilahi, Istri Mendiang Mbah Maridjan Meninggal Dunia di Usia 93 Tahun
komentar
beritaTerbaru