Selasa, 06 Oktober 2026

Tengah Digugat ke MA, SBY Turun Gunung Soroti Sistem Pemilu

- Senin, 20 Februari 2023 10:30 WIB
Tengah Digugat ke MA, SBY Turun Gunung Soroti Sistem Pemilu
SBY
Menurut SBY, jika hendak melakukan perubahan yang bersifat fundamental seperti pemilu, pada hakikatnya rakyat perlu diajak bicara. Perlu dilibatkan. Caranya bisa menggunakan sistem referendum yang formal, maupun jajak pendapat yang tidak terlalu formal.
Menurut dia, eksekutif, legislatif maupun yudikatif tidak boleh begitu saja menggunakan kekuasaan (power) melakukan perubahan yang sangat mendasar yang berkaitan dengan hajat hidup rakyat. "Bagaimanapun rakyat perlu diajak bicara. Kita harus membuka diri dan mau mendengar pandangan pihak lain, utamanya rakyat," cetusnya.
Mantan presiden 2 periode ini mengatakan, rakyat sangat perlu diberikan penjelasan yang gamblang tentang rencana penggantian sistem pemilu itu. Misalnya, apa perbedaan sistem terbuka dan sistem tertutup? Kata dia, rakyat harus tahu kalau sistem tertutup artinya rakyat memilih parpol. Lalu parpol menentukan siapa yang dipilih duduk menjadi wakil rakyat. Sementara jika sistem proporsional terbuka, rakyat bisa memilih partai, bisa juag memilih orang yang dipercayai menjadi wakilnya.
"Rakyat sungguh perlu diberikan penjelasan tentang rencana penggantian sistem pemilu ini, karena dalam pemilihan umum merekalah yang paling berdaulat. Inilah jiwa dan nafas dari sistem demokrasi," ujarnya.

Tags
beritaTerkait
DPR Apresiasi Kapolri Lepaskan Mahasiswa Pembuat Meme Presiden
KSP : Humas Polri Harus Kawal Komunikasi Program Prioritas Menuju Indonesia Emas
Panglima TNI Sambut Kedatangan Presiden RI Usai Lawatan ke Timur Tengah
Panglima TNI Ikuti Rapat Virtual Bersama Presiden RI Bahas Pengendalian Inflasi dan Kebijakan Upah Minimum Tahun 2025
Polri Luncurkan Gugus Tugas demi Akselerasi Ketahanan Pangan
Panglima TNI Dampingi Presiden RI Tinjau Program Swasembada Pangan Nasional di Merauke
komentar
beritaTerbaru