Senin, 21 September 2026

Luapan Bengawan Solo Berdampak pada Lima Kabupaten/Kota Terdampak Banjir

- Sabtu, 18 Februari 2023 19:28 WIB
Luapan Bengawan Solo Berdampak pada Lima Kabupaten/Kota Terdampak Banjir
Twitter
Banjir dampak meluapnya Bengawan Solo

jaringberita.com - Luapan Sungai Bengawan Solo meluap mengakibatkan lima wilayah kabupaten/kota di sekitarnya terdampak banjir.


Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah mencatat, kelima Kabupaten/Kota tersebut meliputi Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Klaten, Kabupaten Sukoharjo, Kota Surakarta dan Kabupaten Karanganyar.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, Sabtu (18/2/2023) menyampaikan, selain hujan di kawasan hulu, banjir juga dipicu oleh naiknya intensitas curah hujan di lima wilayah tersebut, atau yang juga dikenal dengan Solo Raya.

Baca Juga:

BPBD Provinsi Jawa Tengah merinci, wilayah Kabupaten Wonogiri yang terdampak adalah dua desa di satu kecamatan dengan jumlah warga yang terdampak sebanyak 248 orang. Kemudian Kabupaten Klaten terdapat delapan desa di lima kecamatan yang terdampak, dengan jumlah pengungsi sebanyak 295 orang.

Lalu wilayah Kabupaten Sukoharjo terdapat 13 desa di 3 kecamatan yang terdampak. Sebanyak 2.000 orang dari 6.136 yang terdampak terpaksa harus mengungsi.

Baca Juga:

Selanjutnya di Kabupaten Karanganyar ada 12 desa di 3 kecamatan yang terdampak. Adapun warga yang terdampak ada sebanyak 637 dengan total kerugian hingga 30 juta rupiah.

BPBD Provinsi Jawa Tengah juga mencatat ada sebanyak 21.846 orang yang terdampak banjir di 13 kelurahan di Kota Surakarta. Sementara itu sebanyak 4.440 orang harus mengungsi.

Sebagai bentuk upaya penanganan darurat, tiap-tiap BPBD di masing-masing wilayah, dibantu unsur OPD setempat telah memberikan dukungan logistik dan peralatan serta kebutuhan dasar lainnya kepada warga terdampak dan mengupayakan evakuasi warga serta keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama.

Tim gabungan juga membuka pelayanan kesehatan di tiap-tiap lokasi pengungsian. Di samping itu, dapur umum juga didirikan di lokasi pengungsian guna pemenuhan kebutuhan permakanan.

Hingga saat ini, banjir masih menggenangi di beberapa titik. Sebagian besar wilayah ketinggian muka air masih stabil dan belum ada tanda-tanda akan surut, namun ada beberapa lokasi yang sudah mengalami penurunan muka air.

Editor
:
Tags
beritaTerkait
Tegas, Polri Pecat AKP Dadang Iskandar
Jihyo TWICE Bersiap Untuk Debut Solo
BNPB Bantu Rp500 Juta untuk Penanganan Banjir dan Longsor Jayawijaya
Walikota Targetkan Camat Se-Kota Medan Tuntaskan Permasalahan Wilayahnya dalam Sebulan
Taeyong NCT Bersiap Lakukan Debut Solo Juni Mendatang
Kapolres Labuhanbatu Bantu Korban Banjir di Bandar Durian Labura
komentar
beritaTerbaru