Senin, 28 September 2026

Pemerintah Indonesia Berangkatkan Bantuan Kemanusiaan ke Turki

- Sabtu, 11 Februari 2023 19:19 WIB
Pemerintah Indonesia Berangkatkan Bantuan Kemanusiaan ke Turki
Istimewa
Pemerintah Indonesia berangkatkan bantuan kemanusiaan

jaringberita.com - Gempa bumi dengan magnitudo 7,8 yang mengguncang wilayah Turki dan Suriah, pada Senin (6/2/2023) lalu telah berdampak sangat besar.


Menyikapi hal tersebut, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowo) langsung memberikan arahan kepada para Menteri dan Pimpinan lembaga untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan kepada pemerintah Turki dan Suriah.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, Sabtu (11/2/2023), mendampingi Menko Pemberdayaan Manusia dan Kemanusiaan, Menteri Pertahanan, Menteri Kesehatan, Panglima TNI, Asops Kapolri dan Kepala Basarnas, melepas tim kemanusiaan dari pemerintah Indonesia menuju Turki. Tim ini merupakan gelombang pertama dan serangkaian tim dan dukungan logistik yang akan dikirim ke Turki dan Suriah.

Menko PMK Muhadjir Effendy saat memimpin apel pelepasan tim kemanusiaan Indonesia mengatakan, tim tahap pertama akan diberangkatkan dari Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta.

"Bantuan tahap pertama yaitu Middle Urban Search and Rescue Team (Musar) 47 personel beserta peralatan lengkap didampingi 11 tim BNPB, ditambah personil dari Kementerian Luar negeri. Total tim yang diberangkatkan 62 orang dan bantuan logistik sebanyak 5 ton dari Kementerian Pertahanan," ujarnya.

"Pemberangkatan Tim Musar menjadi prioritas mengingat pentingnya pencarian dan penyelamatan korban yang tertimbun reruntuhan bangunan selama masa kritis. Tim akan diberangkatkan dengan menggunakan pesawat Hercules C 130 dan Boeing 737" sambungnya.

Dirinya menambahkan, tahap berikutnya akan dikirimkan tenaga medis, obat-obatan dan peralatan rumah sakit lapangan.

"Bantuan tahap kedua yang terdiri dari Emergency Medical Team (EMT) sebanyak 105 personel lengkap dengan obat-obatan, peralatan rumah sakit lapangan untuk melakukan operasi darurat di lapangan. Tim akan diberangkatkan Senin, 13 Februari 2023 menggunakan pesawat Garuda Indonesia," ujarnya.

"Kemudian akan dikirimkan bantuan tahap tiga berupa logistik, peralatan dan bantuan lainnya," pungkasnya.

Sebagai informasi Musar memiliki kemampuan untuk melakukan operasi pencarian, pertolongan dan penyelamatan korban terperangkap runtuhan bangunan berkualifikasi internasional, dan pemberian perbantuan medis serta didukung dengan anjing dengan tipe SAR Dog dan K-9.

Baca Juga:
Editor
:
Tags
beritaTerkait
40 Wisudawan Tahfiz Sulaimaniyah Sumatera Lanjutkan Pendidikan ke Turki
UNICEF: 13 Juta Lebih Anak di Sudan Butuh Bantuan Kemanusiaan
Erdogan Dilantik Kembali Sebagai Presiden Turki Ketiga Kalinya
Menang Pemilu,  Erdogan Jadi Presiden Turki Tiga Periode
Kepala BNPB Tinjau Progres Pembangungan Rumah Tahan Gempa di Cianjur
Pemilu Turki Berpotensi Berlanjut ke Putaran Kedua
komentar
beritaTerbaru