Selasa, 06 Oktober 2026

Soal Cawapres Anies Baswedan, PKS Dan Demokrat Rasional Aja

- Jumat, 13 Januari 2023 10:30 WIB
Soal Cawapres Anies Baswedan, PKS Dan Demokrat Rasional Aja
Wakil Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem) Ahmad Ali.

jaringberita.com -Wakil Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem) Ahmad Ali mewanti-wanti, Koalisi Perubahan bersama Partai Demokrat dan PKS terancam bubar kalau dua partai itu memaksakan calon wakil presiden (Cawapres) untuk Anies Baswedan.

Diingatkannya, NasDem tak ingin dalam Koalisi Perubahan terjadi saling kunci karena ada pihak yang memaksakan kehendak. Kalau saling me­maksa, Koalisi Perubahan bisa saja bubar. “Jangan ada harga mati, namanya mengunci kan. Prinsipnya harus setara. Kalau tidak, saya pastikan koalisi ini tidak berjalan,” ujar Ahmad Ali.
Menanggapi hal ini, Juru Bicara PKS, Muhammad Kholid mengatakan, tak ada yang memaksakan kehendak dalam Koalisi Perubahan. Termasuk PKS, yang memang mengusulkan kadernya, Ahmad Heryawan sebagai Cawapres Anies Baswedan.
Diakui, dalam tim kecil per­wakilan koalisi, diskusinya rasional dan tidak emosional. Semua kemungkinan didiskusi­kan berdasarkan data dan fakta. PKS dan Demokrat, terbuka jika ada calon lain yang potensial menang.
Diingatkan, NasDem juga masih punya komitmen soal penentuan Cawapres berdasarkan keputusan Anies Baswedan. “Selama ada calon yang lebih baik, kapasitas dan potensi menangnya tinggi, kami terbuka. Selama ini tim kecil rasional dan dasarnya data,” kata Kholid dalam keterangannya, kemarin.
Dikatakan, komunikasi ketiga partai ini masih berjalan baik. Tidak ada keretakan di tim kecil. “Kami mengacunya apa yang terjadi tim kecil saja. Sangat solid dan tidak retak. PKS khususnya, kedepankan kebersamaan. Kalau ada yang menyampaikan di luar media, saya tidak bisa memasti­kan,” tuturnya.
Sementara Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat Syahrial Nasution menyebut, Demokrat tidak memaksakan AHY, sebagai Cawapres. Demokrat hanya mengusulkan duet Anies-AHY berdasar data dan hasil lembaga survei.
“Kami hanya dalam posisi bersikap atas kian intensifnya pembicaraan pada tim kecil koalisi. Sehingga usul Anies-AHY. Kenapa sampai memprediksi koalisi bubar,” tanyanya.
Sementara itu, pengamat poli­tik Jamiluddin Ritonga yakin, baik PKS maupun Demokrat, tak memaksa harga mati kepada NasDem. Kecil kemungkinan kedua partai pisah dan gabung ke koalisi lainnya. “Paling mungkin bersama NasDem dengan Anies sebagai capres,” tuturnya.
Jamiluddin menyakini, Cawapres Anies bakalan segera menemui titik temu. Sehingga deklarasi Koalisi Perubahan tinggal menunggu waktu. “Saya pikir, jika ingin menang, semuanya harus rasional dan memilih sosok yang paling po­tensial,” sarannya, dilansir rm.id.

Tags
beritaTerkait
Pensiun Dini PNS, Ketua DPD Partai Demokrat Sumut Punya Rumah Sakit, Bisnis Kuliner dan Mineral
Baintelkam Polri Terbitkan SKCK Bacapres Anies Baswedan
FPKS : Perda Inovasi Daerah  Diharapkan Dapat Menurunkan Angka Kemiskinan dan Pengangguran di Medan
Bongkar Dugaan Suap Proyek 2,7 Triliun, Wakil Kepala II Bakomstra DPD Partai Demokrat Sumut Dicopot
Kejagung Tetapkan Menkominfo Tersangka Korupsi Menara BTS
Demokrat Sumut Target Peroleh 19 Kursi di DPRD Sumut
komentar
beritaTerbaru