Senin, 24 Agustus 2026

Menkes Sebut Pedulilindungi Akan Beralih ke Platform Satusehat

- Senin, 02 Januari 2023 18:00 WIB
Menkes Sebut Pedulilindungi Akan Beralih ke Platform Satusehat
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan aplikasi Pedulilindungi akan ditransformasikan ke platform SATUSEHAT. (ANTARA FOTO)

jaringberita.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan aplikasi Pedulilindungi akan ditransformasikan ke dalam platform Satusehat yang diluncurkan Kementerian Kesehatan pada Juli 2022.

"Nanti Pedulilindungi kita transformasikan ke platform Satusehat," kata Budi dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan dikutip dari CNN Indonesia, Senin (2/1).
Budi menjelaskan platform Satusehat nanti tak sekadar untuk mengetahui informasi vaksin dan scanning oleh warga. Aplikasi ini juga bisa mengetahui pelbagai rekam jejak kesehatan masyarakat yang menggunakannya.
"Bisa tahu imunisasi anak kita yang pakai apa saja. Kalau kita cek darah di laboratorium masuk datanya ke situ. Misal check-up rumah sakit masuk, bukan hanya data tulisan, tapi data image dan video Ct-Scan MRI masuk. Kalau kita beli obat di apotek masuk," kata dia.
Budi mengatakan aplikasi Pedulilindungi nantinya dapat menjadi milik individu warga. Harapannya, dokter dapat dengan mudah melihat rekam jejak kesehatan seseorang dari aplikasi tersebut, sehingga penanganannya akan jauh lebih cepat.
"Dokternya bisa lihat. Misal dia rajin lari, jantungnya bagus, enggak pernah check up jantung, tapi perutnya bermasalah. Jadi dokternya jauh cepat tahu," kata dia.
Aplikasi Pedulilindungi nantinya juga dapat digunakan oleh Pemda setempat untuk memahami kondisi kesehatan populasi warga di daerah tertentu.
Ia menargetkan integrasi aplikasi ini bisa rampung pada akhir 2023 mendatang.
"Untuk pahami population health di level kecamatan, level desa. Jadi intervensinya lebih pas. Spesifik berbasis data. Jadi arahnya ke sana. Ini ditargetkan akhir 2023 sudah selesai semua terintegrasi dan 2024 kita bisa gunakan," kata dia.

Editor
:
Tags
beritaTerkait
Ancaman KKB di Papua, Belasan Nakes Nusantara Sehat Dievakuasi
Kemenkes Kembangkan Pengobatan Kanker Menggunakan Terapi Sinar Proton
1.600 Tenaga Kesehatan Dikerahkan Kawal Jemaah Haji di Kloter
Pemerintah Gencarkan Program Promotif dan Preventif Cegah Kanker
Kemenkes Buka 2 KKHI untuk Pelayanan Kesehatan Jemaah Haji
Turunkan Angka Kematian Jemaah Haji, Kemenkes Siapkan Emergency Medical Team
komentar
beritaTerbaru