Relokasi 65 Sekolah Terdampak Bencana di Sumatera Dipercepat
Relokasi 65 sekolah terdampak bencana di Sumatera dipercepat dengan proses administrasi lahan dan pembangunan yang berjalan paralel.
Berita Sumut kemarin
jaringberita.com -TIDAKselamanya orang cantik mendapat privilage dari para netizen. Salah satunya adalah perempuan asal China, yang memposting video kelulusannya dari Universitas Oxford.
Dia pun dituduh berbohong tentang gelarnya, lantaran dia kerap mengunggah foto selfie. Dia pun mendapat komentar dari netizen yang mempertanyakan keaslian gelarnya, mengklaim dia tidak terlihat seperti siswa yang pintar pada umumnya.
Kate Zhu Wenqi mendapat sorotan publik yang intens pada Maret, dan masih menanggapinya hingga saat ini, video ketika dia menerima gelar master dalam matematika dengan nilai tertinggi dan menjadi viral. Postingannya menjadi viral di media sosial China, Weibo, dan dilihat lebih dari 160 juta kali.
Baca Juga:
Zhu memang kerap membagikan postingan yang khas dari banyak wanita seusianya, foto dirinya yang bergaya, aktivitas sosial, perjalanan, dan banyak olahraga luar ruangan, termasuk mendayung, panjat tebing, golf dan berkuda.
Dalam sebuah video yang diposting di Weibo pada 20 Desember, Zhu mengatakan dia tetap sibuk meskipun ada cibiran dari para netizen. "Apa yang tidak membunuhmu membuatmu lebih kuat!" tulisnya di media sosial tersebut.
Baca Juga:
Zhu dibesarkan di China selatan dan diterima di departemen matematika Oxford pada tahun 2010 pada usia 16 tahun, menurut halaman LinkedIn-nya. Setelah lulus dari Oxford dengan gelar master pertamanya, dia dipekerjakan oleh kantor JP Morgan di Hong Kong pada tahun 2014.
Dia kemudian bekerja untuk Goldman Sachs dari tahun 2017 hingga 2019. Pada tahun 2020, dia berhenti dari pekerjaannya dan kembali ke Oxford untuk belajar untuk gelar master keduanya dan lulus pada Maret tahun ini. Dia sekarang menjadi kandidat gelar PhD dalam Matematika Terapan di Oxford.
“Apakah ketika seseorang selfie berarti orang tersebut kurang belajar? Sudah waktunya untuk mematahkan stereotip ini,” tulis Zhu sebagai tanggapan langsung atas kritik tersebut.
"Saya hanya ingin mengatakan bahwa selama stereotip itu ada, itu harus dihilangkan," tambahnya.
Di antara kritik online yang dibuat awal tahun ini, banyak orang mengatakan mereka tidak percaya Zhu adalah seorang mahasiswa di Oxford.
“Saya belum pernah mendengar nama jurusan pendidikannya. Lain kali, ketika Anda memalsukan sesuatu, bisakah Anda lebih profesional?” tulis seorang netizen.
“Menilai dari videonya dan postingan gaya pamer yang dia posting, saya dapat mengatakan bahwa dia sebenarnya adalah seorang pengusaha wanita WeChat yang menjual barang. Dia membangun citra sebagai elit akademik yang cantik untuk menarik penonton,” tulis netizen lainnya.
Saat itu, Zhu memposting tautan dan tangkapan layar dari situs web Oxford yang membuktikan bahwa dia adalah seorang pelajar. Dia juga membagikan email tutornya yang memberi selamat padanya karena telah mencapai skor tertinggi di perkuliahannya.
Ketika seorang pengguna internet yang mengaku sebagai dosen matematika universitas menantangnya untuk memecahkan masalah matematika, dia pun tidak ragu, dan dia menyelesaikan masalah tersebut dalam satu jam.
Namun, ini tidak cukup untuk memuaskan beberapa pengkritiknya. “Bahkan jika kamu memiliki gelar dari universitas ternama, tidak bisakah kamu bersikap rendah hati?” tutur netizen lain.
Meski demikian, dilansir okezone, semakin banyak orang yang memberikan dukungan mereka kepada Zhu.
“Zhu sangat brilian. Dia diinterogasi dan menjadi sorotan hanya karena dia terlalu luar biasa. Saya senang melihat dia memiliki pola pikir yang baik, dan terus menjadi dirinya sendiri dan melakukan apa yang dia sukai,” tulis netizen itu memberi semangat.
“Budaya Asia Timur selalu menuntut wanita untuk tidak menonjolkan diri. Tapi era ini membutuhkan lebih banyak cerita seperti Zhu untuk menginspirasi para gadis untuk menjadi diri mereka sendiri,” tulis netizen lainnya.
Relokasi 65 sekolah terdampak bencana di Sumatera dipercepat dengan proses administrasi lahan dan pembangunan yang berjalan paralel.
Berita Sumut kemarin
Satgas PRR Perkuat Kolaborasi Penanganan Sungai Krueng Tamiang untuk Cegah Banjir Berulang
Nasional 14 Agu 2026
BRImo telah digunakan 49,7 juta pengguna hingga Juni 2026 dengan 3,32 miliar transaksi. BRI terus memperkuat inklusi keuangan digital.
Ekonomi 14 Agu 2026
Jakarta dan Bali disiapkan menjadi pusat finansial internasional Indonesia melalui PFII yang mencakup perbankan, fintech, pasar modal, dan i
Ekonomi 14 Agu 2026
Email bisnis kini bukan lagi sekadar sarana untuk mengirim dan menerima pesan. Berbagai fitur produktivitas yang tersedia dapat membantu tim
Lifestyle 13 Agu 2026
Investasi emas fisik masih menjadi salah satu pilihan masyarakat Indonesia untuk menjaga nilai aset dalam jangka panjang. Namun, membeli ema
Ekonomi 13 Agu 2026
jaringberita.com Sebuah tonggak penting dalam industri karet nasional tercapai dengan beroperasinya pabrik pengolahan karet remah pertama dan satusatunya di Provinsi Aceh. Kehadiran pabrik karet remah dari PT Potensi Bumi Sakti ini membawa angin s
Berita 08 Jul 2025
jaringberita.com Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin, didampingi para Kepala Staf Angkatan, menghadiri Rapat Kerja bersama Komisi I DPR RI dengan agenda Pembahasan Kondisi Geopolitik
Nasional 03 Jul 2025
jaringberita.com Pemberantasan narkoba tidak melulu dengan penegakan hukum, namun bisa dilakukan dengan penyuluhan mengenai bahayanya barang haram tersebut. Seperti yang dilakukan Satnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok dengan bermain bola di Lap
Berita 03 Jul 2025
jaringberita.com Kasus operasi tangan tangan oleh KPK sebelumna dengan menetapkan lima orang tersangka, diantaranya Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Topan Ginting.Kini, Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan pengembangan deng
Berita Sumut 03 Jul 2025