Senin, 24 Agustus 2026

Menkes Minta Perguruan Tinggi Produksi Lebih Banyak Dokter Spesialis, Ada Apa?

- Kamis, 10 November 2022 23:00 WIB
Menkes Minta Perguruan Tinggi Produksi Lebih Banyak Dokter Spesialis, Ada Apa?
Pixabay
Ilustrasi

jaringberita.com - Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin meminta kepada seluruh perguruan tinggi untuk memproduksi lebih banyak dokter spesialis. Sebab, kata dia, sejauh ini jumlah dokter di seluruh Indonesia belum merata.


“Saat ini kita kekurangan banyak dokter spesialis. Karenanya saya membutuhkan bantuan dari universitas untuk memperbanyak dan mengakselerasi produksi dokter spesialis,” katanya dilansir dari ANTARA, Kamis (10/11/2022).

Budi menyampaikan bahwa dokter spesialis yang dimiliki oleh Indonesia saat ini masih sangat minim. Di mana salah satu dokter spesialis yang masih kurang di Indonesia adalah spesialis layanan kesehatan jantung.

Baca Juga:

Dia menjelaskan, sampai dengan saat ini, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah (SpJP) hanya berjumlah 1.485 orang dan angka itu masih jauh dari kebutuhan.

Menurut Budi idealnya satu dokter jantung dapat melayani sampai dengan 100.000 orang. Namun, saat ini satu dokter jantung harus melayani sebanyak 250.000 orang.

Baca Juga:

Kondisi ini tentu akan berdampak pada pelayanan pasien jantung di fasilitas pelayanan kesehatan di mana banyak pasien yang meninggal.

Dengan demikian, Kementerian Kesehatan terus berupaya untuk menambah lulusan dokter spesialis, di antaranya dengan menambah jumlah prodi di fakultas kedokteran, membuka fellowship dan mendorong pendidikan dokter berbasis rumah sakit (hospital base) dan universitas (university base).

Budi berharap dengan produksi tenaga kesehatan yang semakin meningkat, pelayanan kesehatan terutama bagi penyakit tidak menular akan semakin berkualitas dan dapat diberikan secara merata di seluruh Indonesia.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri, sekali lagi saya membutuhkan bantuan dari perguruan tinggi untuk memproduksi lebih banyak lagi dokter spesialis guna menyelamatkan lebih banyak nyawa manusia,” katanya.

Editor
:
Tags
beritaTerkait
Hadapi Era Disrupsi, Kasad Tekankan Ini Pada Mahasiswa Universitas Pasundan
513 Siswa SMA dan SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Lulus SNBP
Menkes RI Bakal Temui WHO untuk Bahas Nasib Pandemi Covid-19
Jokowi Minta Jumlah Dokter Spesialis untuk Diperbanyak
Keilmuan Dokter Indonesia Tak Kalah dari Negara Singapura atau Malaysia
Gak Kuat Lihat Pose Dokter  Cantik Ini, Pengen Jadi Pasien-nya
komentar
beritaTerbaru