Minggu, 23 Agustus 2026

Tanah Longsor Telan Dua Korban Tewas di Kebumen

- Sabtu, 05 November 2022 21:00 WIB
Tanah Longsor Telan Dua Korban Tewas di Kebumen
Twitter

jaringberita.com - Dua warga Desa Argopeni, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa tanah longsor yang terjadi pada Kamis (3/11/2022) pukul 22.00 WIB.


Keduanya meninggal dunia setelah tertimbun reruntuhan bangunan rumahnya yang roboh oleh material longsoran tebing dari bagian atas samping tempat tinggal korban.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan, hasil kaji cepat sementara tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen, peristiwa longsoran tebing itu terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut.

"Selain hujan, faktor lain yang diduga menjadi pemicu terjadinya longsor adalah kondisi tanah labil ditambah adanya saluran air yang berada di bagian atas tebing," ungkapnya, Sabtu (5/11/2022).

Lebih lanjut dia menjelaskan, adanya saluran air itu menyebabkan kandungan air di dalam tanah menjadi lebih banyak.

"Ketika terjadi hujan, struktur tanah semakin kehilangan kemampuan untuk mengikat satu sama lain sehingga terjadi longsor," jelasnya.

Muhari menyebutkan, Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Kebumen, Basarnas, TNI, Poli, relawan dan perangkat desa setempat telah berhasil mengevakuasi kedua jasad korban dari reruntuhan bangunan yang tertimbun material tanah longsor.

"Tim selanjutnya membantu proses pembersihan puing lainnya dan melakukan monitoring lanjutan," pungkasnya.

Baca Juga:
Editor
:
Tags
beritaTerkait
Polri Turunkan Tim SAR Brimob Cari Korban Longsor di Petungkriyono
DPR RI Sebut Ada Perambahan Hutan di Humbahas, Diduga Penyebab Longsor
Polisi dan Warga Bersihkan Jalan dari Tanah Longsor
Kepala BPBD Medan Ajak F-PRB dan Keltana Tingkatkan Kolaborasi Dalam Penanggulangan Bencana
Tiga Kecamatan di Deliserdang Diterjang Angin Puting Beliung
Satu Rumah di Komplek Budi Vista Dilanda Kebakaran, Dua Orang Terluka
komentar
beritaTerbaru