Jumat, 09 Oktober 2026

Di Kandang Jadi Teman, Di Jalanan Jadi Lawan

Demokrat Dan PKS Mirip Bus Kota
- Jumat, 04 November 2022 11:30 WIB
Di Kandang Jadi Teman,  Di Jalanan Jadi Lawan
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Renanda Bachtar

Termasuk, ketidakpuasan publik terhadap kebijakan Pemerintah yang dianggap tidak berpi­hak kepada rakyat, baik di ruang publik maupun di ruang parle­men.
Misalnya, Omnibus law, Rancangan Undang-Undang Minerba, hingga kenaikan harga minyak goreng.
“Lalu, generasi Z melihat so­sok AHY sebagai simbol partai yang rajin turun ke lapangan, berdialog dengan rakyat dan dekat dengan para kader Partai Demokrat. Sosok pekerja keras dan egaliter,” ujar Herzaky.
Nah, soal spanduk Anies-Aher, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menepis jika itu adalah partai yang mengerjakannya.
Asumsinya, itu adalah ekspresi demokrasi warga dan wajar saja terjadi. Intinya, seperti dilansir dari RM.id, ada harapan dari warga untuk men­dukung pilihannya. Kreativitas warga, harus dihormati.
“Saya tidak mengetahui siapa yang memasang dan bukan perintah dari partai,” ujar Juru Bicara PKS, M Kholid.

Tags
beritaTerkait
Pensiun Dini PNS, Ketua DPD Partai Demokrat Sumut Punya Rumah Sakit, Bisnis Kuliner dan Mineral
FPKS Ingatkan OPD Pemko Medan Soal Serapan Anggaran dan Realisasi PAD
FPKS : Perda Inovasi Daerah  Diharapkan Dapat Menurunkan Angka Kemiskinan dan Pengangguran di Medan
Bongkar Dugaan Suap Proyek 2,7 Triliun, Wakil Kepala II Bakomstra DPD Partai Demokrat Sumut Dicopot
Demokrat Sumut Target Peroleh 19 Kursi di DPRD Sumut
Target Lebih dari 3 Kursi, Demoktar Daftarkan 35 Bacaleg ke KPU Binjai
komentar
beritaTerbaru