Sabtu, 22 Agustus 2026

Kemenkes Minta Masyarakat untuk Disiplin Prokes

Varian XBB Covid-19 Masuk Indonesia
- Minggu, 23 Oktober 2022 09:30 WIB
Kemenkes Minta Masyarakat untuk Disiplin Prokes
Pixabay
Ilustrasi

jaringberita.com-Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kembali meminta masyarakat untuk menerapkan disiplin protokol kesehatan (prokes) terutama memakai masker, menyusul masuknya Covid-19 subvarian Omicron XBB ke Indonesia.


Adapun varian ini menyebabkan lonjakan kasus Covid-19 yang tajam di Singapura, dengan peningkatan tren perawatan di rumah sakit.

Dilansir dari Kompas.com, Juru Bicara Kemenkes Mohammad Syahril mengatakan, peningkatan kasus XBB di Negeri Singa itu sudah jauh lebih cepat dari varian sebelumnya, yaitu BA.5 dan BA.2.

Baca Juga:

“Peningkatan kasus gelombang XBB di Singapura berlangsung cepat dan sudah mencapai 0,79 kali gelombang BA.5 dan 0,46 kali gelombang BA.2," kata Syahril dalam siaran pers, Sabtu (22/10/2022).

Baca Juga:

Syahril mengungkapkan, sebanyak 24 negara sudah melaporkan temuan Omicron varian XBB, termasuk Indonesia, sejak pertama kali ditemukan.

Kasus pertama XBB di Indonesia merupakan transmisi lokal, terdeteksi pada seorang perempuan berusia 29 tahun yang baru saja kembali dari Lombok, Nusa Tenggara Barat.

“Ada gejala seperti batuk, pilek dan demam. Ia kemudian melakukan pemeriksaan dan dinyatakan positif pada 26 September. Setelah menjalani isolasi, pasien telah dinyatakan sembuh pada 3 Oktober” jelas Syahril.

Menyusul temuan ini, Kemenkes bergegas melakukan upaya antisipatif dengan melakukan testingdan tracing terhadap 10 kontak erat. Hasilnya, seluruh kontak erat dinyatakan negatif Covid-19 varian XBB.

Meski varian baru XBB cepat menular, Syahril menyebut fatalitasnya tidak lebih parah dari varian Omicron. Kendati demikian, negara belum bisa dikatakan aman dari pandemi Covid-19.

Sebab, berbagai mutasi varian baru masih berpotensi terus terjadi. Dalam tujuh hari terakhir juga dilaporkan terjadi kenaikan kasus di 24 provinsi.

“Segera lakukan booster bagi yang belum, untuk mengurangi kesakitan dan kematian akibat Covid-19,” tandasnya.

Editor
:
Tags
beritaTerkait
Jokowi Putuskan Indonesia Masuk Endemi Covid-19
Ancaman KKB di Papua, Belasan Nakes Nusantara Sehat Dievakuasi
Satgas Covid-19 Keluarkan Aturan Transisi Menuju Endemi, Masker Tak Lagi Wajib
Kemenkes Kembangkan Pengobatan Kanker Menggunakan Terapi Sinar Proton
Masyarakat Sudah Acuh Meski Status Pandemi Covid-19 Belum Dicabut
Jisoo BLACKPINK Dinyatakan Positif Terinfeksi Covid-19
komentar
beritaTerbaru