Minggu, 11 Oktober 2026

Banteng Woles Aja Tuh

- Minggu, 25 September 2022 14:30 WIB
Banteng Woles Aja Tuh

Artinya, formula kebijakan partai diciptakan berbasis kebutuhan Wong Cilik. “Angka-angka masih akan terus bergerak,” pungkasnya. Sebelumnya, Direktur eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya menganalisa, kebijakan Pemerintah menaikkan harga BBM berimbas kepada menurunnya elektabilitas PDIP. Sekalipun masih nangkring di papan atas, partai ini menurun angka elektabilitasnya.
“PDIP dari 24,1 persen, menjadi 21,4 persen. Turun 2,7 per sen,” ujar Yunarto, saat menyampaikan rilis secara daring, Jumat (22/9).“Sebelum kebijakan kenaikan harga BBM, suara PDIP cenderung stabil,” imbuhnya.
Yunarto menjelaskan, menurunnya suara PDIP ini karena berbanding lurus dengan performa atau tingkat kesukaan publik terhadap Pemerintah.
Ihwal ini, lebih dari 50 persen responden tidak setuju dengan kenaikan harga BBM. Sontak, elektabilitas PDIP ikut terbawa turun.“Ketika kepercayaan publik terhadap Pemerintah menurun, partai yang terasosiasi Presiden akan mengalami hal sama,” ungkapnya.
Survei Charta Politika ini dilakukan dengan metode wawancara tatap muka dan metode sampling dengan jumlah sampel 1.229 dan margin of error 2.82 persen.
Survei dilakukan pada periode 6-13 september 2022, dengan wilayah survei seluruh kelurahan atau desa. Kriteria responden minimal berusia 17 tahun atau sudah memenuhi syarat pemilihan.

Tags
beritaTerkait
Humas Polri Jalani Evaluasi Menuju WBK dan WBBM
Truk Angkut 3 Ton BBM Bersubsidi di Hentikan Polisi Laju Perjalannya
Ketua DPD PDIP Sulteng Bantah Isu Intel Ikut Rapat Internal di Palu
Sampan Angkut BBM Curian Di Belawan Terbakar
BBM Diduga Hasil Curian di Muat Dalam Sampan Terbakar
Kepolisian Polda Sumatera Utara Ungkap 18 Kasus Penyeludupan BBM Ilegal dan Gas Oplosan
komentar
beritaTerbaru