Sabtu, 15 Agustus 2026

Antisipasi Dini Karhutla, Kepala BNPB Bertolak ke Riau

- Rabu, 07 Juni 2023 21:30 WIB
Antisipasi Dini Karhutla, Kepala BNPB Bertolak ke Riau
Istimewa
Kepala BNPB
jaringberita.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengatakan, bahwa Indonesia akan memasuki musim kemarau yang lebih kering dari tahun-tahun sebelumnya karena pengaruh dari El Nino.

Menyikapi hal itu, BNPB menurut Suharyanto akan lebih fokus dalam upaya pencegahan hingga penanganan darurat bencana hidrometeorologi kering, mulai dari antisipasi kebakaran hutan dan lahan hingga kekeringan akibat faktor cuaca.

BNPB akan fokus ke kebakaran hutan dan lahan. Karena prediksi BMKG di tahun 2023 ini kemaraunya lebih kering. Diprediksi potensi kejadian karhutlanya lebih besar dari tiga tahun terakhir,” kata Suharyanto, Selasa (6/6/2023).

Adapun menurut data sementara per 1 Juni 2023, sudah ada 112 kejadian karhutla di Tanah Air. Sementara itu ada tujuh wilayah yang akan mendapatkan perhatian khusus dari BNPB yang meliputi Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur dan Nusa Tenggara Timur.

Hingga saat ini, status siaga darurat bencana karhutla dan kekeringan telah ditetapkan di seluruh provinsi tersebut per 29 Mei 2023.

Suharyanto menilai ketujuh provinsi prioritas itu memang menjadi langganan bencana karhutla setiap tahunnya. Oleh sebab itu dia akan turun langsung ke lapangan untuk memastikan penanganan karhutla berjalan dengan baik sehingga dampak terburuk dapat diminimalisir.

Pada pagi ini, Rabu (7/6/2023), Kepala BNPB bertolak menuju Provinsi Riau untuk memimpin rapat koordinasi penanganan karhutla bersama seluruh unsur forkopimda se Provinsi Riau. Adapun giat terkait dari Kepala BNPB juga dijadwalkan akan meninjau titik lokasi karhutla secara langsung melalui udara.

Sebelumnya, BNPB juga telah mendukung operasi penanganan karhutla di Bumi Lancang Kuning dengan menyiagakan helikopter untuk patroli hingga water boombing.

Di sisi lain, BNPB bersama BRIN, BMKG dan TNI juga mengupayakan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) sebagai langkah antisipasi untuk mengurangi potensi kejadian kebakaran hutan dan lahan.

Editor
:
Tags
beritaTerkait
Pemkab Langkat Dapat Pembebasan Lahan PTPN Seluas 4,8 Ha
Kapolda Riau Pamer Keberhasilan Tangani Segala Bentuk Kejahatan Selama 2023
DPR RI Sebut Ada Perambahan Hutan di Humbahas, Diduga Penyebab Longsor
Irjen Moh Iqbal: Polda Riau Siap Amankan Proses Pemilu Termasuk Tahapan Kampanye
Gelar Apel Kesiapan Pengamanan Kampanye di Riau, Irjen Iqbal Tekankan Integritas
Gelar Doa Bersama, Kapolda Riau: Puncak dari Cooling System Wujudkan Pemilu Damai
komentar
beritaTerbaru