Studi Temukan Sering Sakit Punggung Tingkatkan Risiko Demensia


Studi Temukan Sering Sakit Punggung Tingkatkan Risiko Demensia
Ilustrasi. Sebuah studi menemukan bahwa nyeri kronis pada bagian tubuh tertentu seperti punggung yang berlangsung lebih dari tiga bulan meningkatkan risiko demensia. (iStock/PeopleImages)

jaringberita.com - Munculnya penyakit demensia tentu tidak dapat diprediksi. Namun, ada faktor risiko demensia yang ditemukan oleh para peneliti.

Sebuah studi anyar menemukan nyeri kronis seperti radang sendi atau sakit punggung yang berlangsung selama lebih dari tiga bulan meningkatkan risiko penurunan kognitif dan demensia.

Hippocampus, struktur otak yang sangat terkait dengan pembelajaran dan ingatan, akan menua sekitar satu tahun pada orang berusia 60 tahun yang memiliki nyeri kronis pada bagian tubuh tertentu dibandingkan dengan orang yang tidak mengalami nyeri.

Menurut penelitian yang diterbitkan di jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS), ketika rasa sakit dirasakan di dua area tubuh, hippocampus akan semakin mengecil, yang membuatnya setara dengan penuaan lebih dari dua tahun.

"Dengan kata lain, hippocampal (volume materi abu-abu) pada individu berusia 60 tahun dengan [nyeri kronis] di dua bagian tubuh sama dengan volume [materi abu-abu] pada kelompok kontrol [yang tidak mengalami nyeri kronis] usia 62 tahun," tulis salah satu penulis studi sekaligus profesor psikologi di Chinese Academy of Sciences Tu Yiheng, melansir CNN.

Studi itu juga menemukan bahwa risiko demensia akan meningkat saat jumlah area tubuh yang mengalami nyeri kronis bertambah.

Penulis
: CNN Indonesia
Editor
: La Tansa

Tag: