jaringberita.com - Musik selama ini sudah jadi bagian dari peradaban manusia sekaligus wadah komunikasi atau ekspresi diri. Jurnal ilmiah Jurnal Kesehatan Psikoseksual tahun 2022 menemukan adanya relevansi yang kuat antara hubungan musik dengan seks.
Musik dan seks menempati posisi yang sama dalam otak manusia yaitu sistem limbik dan korteks prefrontal yang memberikan efek positif dan hadiah bagi manusia. Bahkan, bukti empiris menunjukan manfaat positif pemakaian musik dalam aktivitas seksual manusia[1]. Inilah yang menginisiasi lagu Come Closer untuk menjembatani keinginan pasutri agar terus dekat, romantis, dan intim.
Inez Kristanti, S.Psi, M.Psi, seorang psikolog klinis, juga menjelaskan aspek psikologis di balik musik dan romantisme. "Terdapat pemahaman neurobiologis bahwa ada kesamaan sistem kerja otak ketika memproses musik dan seks. Oleh karena itu, ada beberapa penjelasan mengapa musik mungkin bisa meningkatkan pengalaman seksual seseorang, misalnya dengan meningkatkan mood, membantu meningkatkan kepercayaan diri, membantu pasangan fokus pada aktivitas seksual yang sedang mereka lakukan, serta meningkatkan rasa keintiman," ujarnya dalam peluncuran lagu Come Closer oleh Durex dan Soundwave.
Menurut Inez, terhubungnya ritme musik dan gerakan pada saat melakukan aktivitas seksual suami istri juga mungkin dapat menunjang performa dan kepuasan seksual. Walau memang penelitian terkait ini masih perlu banyak dilakukan, rasanya merupakan ide yang menarik untuk mencoba memasangkan musik dan seks dalam keintiman berpasangan.