Selasa, 25 Agustus 2026

Peneliti Jerman Ini Ungkap Misteri Kuntilanak, Masih Percaya?

- Jumat, 24 Februari 2023 19:00 WIB
Peneliti Jerman Ini Ungkap Misteri Kuntilanak, Masih Percaya?
Net
Ilustrasi

jaringberita.com - Seorang Antropolog Jerman bernama Timo Duile sukses mengungkap misteri tentang kuntilanak.


Penelitian yang dilakukan Timo Duile itu berjudul Kuntilanak: Ghost Narratives and Malay Modernity in Pontianak Indonesia yang dipublikasikan oleh Journal of the Humanities and Social Sciences of Southeast Asia pada 2020.

Seperti diketahui, kuntilanak memang tak hanya ada di Indonesia saja, melainkan juga ada di Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam, yang menyebutnya dengan sebutan pontianak. Di negara-negara tersebut kuntilanak atau pontianak digambarkan sebagai mayat hidup yang mengancam manusia karena tidak dapat menemukan kedamaian setelah meninggal.

Melansir CNBC, Jumat (24/2/2023), penamaan pontianak di Malaysia sebagai kata ganti kuntilanak tidak terlepas dari kaitannya dengan asal-usul Kota Pontianak di Indonesia. Kata Pontianak sendiri berasal dari bahasa Melayu 'Ponti' yang berarti pohon tinggi, asal kata ini berkaitan erat dengan kondisi alam di Delta Sungai Kapuas dan Landak yang jadi cikal bakal Kota Pontianak.

Jadi, di wilayah tersebut banyak pepohonan tinggi yang banyak ditempati roh-roh. Roh sendiri adalah pandangan lazim dalam masyarakat animisme.

Roh berbeda dengan dewa dan umumnya memiliki berbagai sifat seperti manusia, ada yang jahat, baik, atau netral. Karenanya roh bisa hidup berdampingan dan saling berkomunikasi dengan manusia.

Namun, pandangan ini berubah ketika Syarif Abdurrahim menggusur pepohonan itu dan menjadikannya sebagai permukiman yang pada masa depan menjadi Kota Pontianak.

Menurut Timo, sejak penggusuran itu dilaksanakan, terjadilah perubahan sebutan terhadap roh tersebut menjadi pontianak atau kuntilanak yang merujuk pada penunggu pepohonan tinggi. Ini juga yang membuat manusia modern mengidentikkan pohon besar, seperti beringin, sebagai tempat tinggal setan.

Lalu mengapa roh tersebut jadi berubah menjadi seram dan identik dengan wanita?. Jawabannya dapat ditemukan dalam riset sejarawan Nadya Karima Melati yang berjudul 'Monsterisasi Perempuan dan Monoteisme' (2022).

Baca Juga:
Editor
:
Tags
beritaTerkait
Dua Pelaku Becak Hantu Diringkus Polisi
Pertandingan Seru Antara Jerman vs Prancis, Jangan Sampai Terlewatkan
Bayern Muenchen Rekrut Pemain Austria Konrad Laimer Secara Free Transfer
Edy Rahmayadi Lepas Ratusan Perawat untuk Bekerja di Tiga Negara
Oliver Khan Langsung Dipecat Usai Bayern Muenchen Juara Bundesliga
Kandungan Mirip Ganja Ditemukan Peneliti Pada Tanaman Woolly Umbrella
komentar
beritaTerbaru