Senin, 24 Agustus 2026

Benarkah Orang Gemuk Punya Risiko Lebih Tinggi Terkena Kanker?

- Sabtu, 11 Februari 2023 13:30 WIB
Benarkah Orang Gemuk Punya Risiko Lebih Tinggi Terkena Kanker?
Orang gemuk (Foto: Inst bigbabes for real)
dr. Jeffry juga mengungkap bahwa dirinya memperhatikan betul para pasien kanker yang ditanganinya agar berat badannya tak cenderung naik mengingat dirinya tak pernah memberikan pantangan selama pengobatan kanker, terutama saat pasiennya harus menjalani kemoterapi agar pasiennya tetap semangat menjalaninya.
Namun lagi-lagi, dr. Jeffry selalu mengingatkan agar pasiennya selalu tetap memperhatikan bobot tubuhnya.
"70 persen pasien saya yang menjalani kemoterapi berat badannya naik, kalau ada yang sebut kemoterapi bikin sengsara, gak bisa makan, itu nggak. Saya yang justru minta pasien 'ayo turunin berat badannya'. Mereka bisa menikmati kemonya, saya gak pernah ada pantangan makanan," pungkasnya.

Editor
:
Tags
beritaTerkait
Kemenkes Kembangkan Pengobatan Kanker Menggunakan Terapi Sinar Proton
Kanker Leher Rahim Penyebab Kematian Tertinggi Kedua di Indonesia
Nawal Lubis Tekankan Pentingnya Peran PKK Sosialisasi Pencegahan Dini Kanker
Apakah Pengidap Kanker Payudara Tetap Bisa Menyusui?
Penyakit Kutil Kelamin Bisa Jadi Kanker Serviks
Nawal Lubis: Kasus Kanker Meningkat Akibat Kurangnya Pemahaman Pencegahan
komentar
beritaTerbaru