7 Penyebab Mimpi Buruk saat Tidur, Bukan Terkait Mistis


7 Penyebab Mimpi Buruk saat Tidur, Bukan Terkait Mistis
Ilustrasi. Penyebab mimpi buruk saat tidur menurut kesehatan (iStockphoto/estefanamer)

jaringberita.com - Hampir semua orang tentu pernah mengalami mimpi buruk saat tidur. Mimpi buruk merupakan hal yang tak dapat terhindarkan karena prosesnya berlangsung ketika tubuh berada di fase bawah alam sadar.

Mimpi buruk acapkali dikaitkan dengan firasat buruk dan hal-hal mistis. Padahal, kemunculan mimpi buruk ini sebenarnya dapat dijelaskan secara medis. Lantas, apa saja penyebab mimpi buruk saat tidur menurut kesehatan?

Dikutip dari laman kesehatan Cleveland Clinic, mimpi buruk atau disebut juga nightmare disorder termasuk sebagai parasomnia atau sejenis gangguan tidur.

Saat mengalami mimpi buruk, biasanya seseorang seakan-akan mengalami pengalaman yang nyata. Akibatnya, tak jarang mimpi buruk memicu rasa takut, cemas, gelisah, bahkan tidak enak perasaan ketika bangun tidur.

Menurut penuturan ahli somnologi dan kesehatan dr Andreas Prasadja beberapa waktu lalu, pada dasarnya mimpi itu adalah hasil dari memori otak secara acak, bisa itu mengambil memori jangka panjang atau pendek.

Biasanya, mimpi buruk terjadi di fase terakhir dan terdalam dari tidur atau rapid eye movement (REM), yaitu antara tengah malam hingga jelang pagi hari.

"Mimpi isinya berantakan, bisa ingat bisa tidak. Orang tiap tidur bisa mengalami 4-6 kali mimpi. Kalau berkesan, ingat, menyenangkan. Kalau seram, bisa menimbulkan ketakutan," jelas Andreas, beberapa waktu lalu.

Pada umumnya, orang yang mengalami mimpi buruk mampu mengingat isi mimpinya ketika terbangun. Kendati tidak nyata, tetapi mimpi buruk memberi pengalaman yang tidak menyenangkan bagi siapa pun yang mengalaminya.

Penulis
: CNN Indonesia
Editor
: La Tansa

Tag: