jaringberita.com - Seekor kura-kura raksasa sebagai pemegang rekor hewan darat tertua di dunia merayakan ulang tahunnya yang ke-190. Ialah Jonathan, kura-kura sepanjang 1,2 meter yang tinggal di pulau St Helena di Pasifik Selatan.
Dilansir dari Okezone, Minggu (4/12/2022) bahkan, perayaannya itu diakhiri dengan pesta tiga hari pada akhir pekan ini.
Diwartakan Mirror, reptil tua itu pertama kali dibawa ke wilayah luar negeri Inggris dari Seychelles pada 1882 ketika dia berusia sekira 50 tahun.
Jonathan diberikan sebagai hadiah kepada gubernur saat itu Sir William Grey Wilson dan telah tinggal di rumah besar Plantation House, tempat tinggal gubernur saat ini Nigel Phillips sejak saat itu.
Dia telah melihat 31 gubernur datang dan pergi selama waktunya di pulau itu. Perkiraan usia Jonathan semakin didukung ketika sebuah foto lama ditemukan antara 1882 dan 1886.
Dia terlihat tumbuh dewasa dan merumput di taman properti. Selama bertahun-tahun ia telah bergabung dengan kura-kura raksasa lainnya, David, Emma dan Fred.
Jonathan juga memegang rekor sebagai chelonian tertua yang masih hidup, istilah yang menyatukan semua jenis kura-kura. Pemegang rekor sebelumnya adalah Tu'i Malila, kura-kura darat yang meninggal pada usia sekira 188 tahun pada 1965.
Kura-kura itu diberikan kepada keluarga kerajaan Tonga oleh Kapten James Cook sekitar tahun 1777. Diyakini Jonathan lahir sekitar tahun 1832 tetapi tanggal pastinya tidak diketahui.
Karena itu, Gubernur Phillips memberinya ulang tahun resmi 4 Desember. Karena statusnya, Jonathan bahkan diabadikan dalam perangko dan koin lima pence di pulau itu.
Meski usianya sudah lanjut, Jonathan juga masih menikmati kawin dengan sesama kura-kura.
"Terlepas dari usianya, Jonathan masih memiliki libido yang baik dan terlihat sering kawin dengan Emma dan kadang-kadang Fred, hewan sering tidak peka gender!,” kata Hollins kepada Guinness.