Amerika dan Korsel Berlomba Ajukan Ekstradisi Bagi Do Kwon


Amerika dan Korsel Berlomba Ajukan Ekstradisi Bagi Do Kwon
Twitter
Do Kwon saat ditangkap
jaringberita.com - Pemerintah Korea Selatan (Korsel) telah mengajukan permintaan ekstradisi atas pendiri Terra Luna atau Terraform Labs, Do Kwon kepada pemerintah Montenegro.

Menurut laporan Yonhap News Agency, Jumat (30/3/2023), pengajuan oleh pemerintah Korsel itu bahkan disampaikan lebih awal dari pengajuan yang dibuat oleh Amerika Serikat.

Melansir CNBC, Jumat (31/3/2023), seperti diketahui, Do Kwon ditangkap di Montenegro, Eropa Selatan, setelah ia jadi buronan selama berbulan-bulan.

Menurut kementerian kehakiman dan otorit diplomatik Korsel, pemerintah mengajukan permintaan ekstradisi untuk Do Kwon Jumat lalu, sekitar sehari lebih awal dari permintaan ekstradisi yang diajukan pemerintah AS.

Sedangkan pemberitaan Vijesti, sebuah surat kabar Montenegro yang mengutip Menteri Kehakiman Montenegro Marko Kovac menyebutkan, Amerika mengajukan permintaan ekstradisi sedikit lebih awal dari Korsel.

Dikatakan permintaan ekstradisi dari Korsel disampaikan kepada Kovac pada Selasa. Namun, menurut Yonhap News, laporan itu dibantah oleh kementerian kehakiman terkait.

"Sejauh yang saya tahu, Kovac hanya merujuk pada fakta bahwa Korea Selatan dan AS mengajukan permintaan ekstradisi tanpa menyebutkan siapa yang pertama," demikian dilansir Yonhap, mengutip seorang pejabat kementerian kehakiman Montenegro.

Sebelumnya, Do Kwon menghadapi penyelidikan dugaan penipuan dan penghindaran pajak setelah investor di cryptocurrency perusahaan-TerraUSD dan Luna, tuduhan skema Ponzi setelah kehancuran besar-besaran pada Mei lalu.

Do Kwon juga dicari oleh Amerika Serikat di mana dia didakwa melakukan penipuan oleh jaksa federal di New York.

Kini, pria bernama lengkap Kwon Do-hyung itu ditahan di sebuah penjara di Spuz, di utara Podgorica. Dia ditangkap pekan lalu saat mencoba melakukan perjalanan ke Dubai dengan paspor palsu.

Editor
: Nata

Tag: