Jumat, 21 Agustus 2026

Korban Tewas Gempa Turki dan Suriah Capai 22 Ribu Orang

- Sabtu, 11 Februari 2023 21:36 WIB
Korban Tewas Gempa Turki dan Suriah Capai 22 Ribu Orang
Twitter
Gempa bumi Turki dan Suriah

jaringberita.com - Sebanyak 22 ribu orang lebih dilaporkan telah tewas dalam peristiwa gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,8 yang mengguncang Turki dan Suriah, Senin (6/2/2023).


Melansir BBC Indonesia, Sabtu (11/2/2023), Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Suriah Bashar al-Assad telah mengunjungi area-area yang terdampak gempa di negaranya. Presiden Turki menyebut gempa bumi itu sebagai bencana (paling besar) abad ini.

Baca Juga:

Menanggapi kritik lambatnya penanganan dan penyelamatan di sejumlah area terdampak, Erdogan mengakui ada beberapa masalah dengan tanggap darurat di masa awal bencana. Namun sekarang semua sudah berjalan normal.

"Awalnya ada masalah di bandara-bandara dan di jalan-jalan, tapi hari ini semuanya sudah lebih mudah, dan besok akan lebih mudah lagi," ujarnya.

Baca Juga:

"Kami telah memobilisasi semua sumber daya. Negara menjalankan tugasnya," sambungnya.

Pejabat dan petugas medis Turki mengatakan 18.991 orang tewas akibat gempa, sementara di Suriah angkanya sebanyak 3.377, menurut kantor berita AFP, sehingga total saat ini menjadi 22.368.

Saat ini, penggalangan dana bantuan internasional semakin cepat terkumpul. Pada Kamis (9/2/2024), Bank Dunia akan mendonasikan uang sebesar US$1,78 miliar atau setara dengan Rp26,9 miliar untuk membantu penduduk Turki.

Dana tersebut akan digunakan untuk membangun infrastruktur standar dan mendukung mereka yang terdampak lansung oleh gempa.

Editor
:
Tags
beritaTerkait
40 Wisudawan Tahfiz Sulaimaniyah Sumatera Lanjutkan Pendidikan ke Turki
Pacitan Jawa Timur Diguncang Gempa Berkekuatan M6,0
Wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar Diguncang Gempa Bumi Tektonik M4,1
Erdogan Dilantik Kembali Sebagai Presiden Turki Ketiga Kalinya
Menang Pemilu,  Erdogan Jadi Presiden Turki Tiga Periode
Kepala BNPB Tinjau Progres Pembangungan Rumah Tahan Gempa di Cianjur
komentar
beritaTerbaru