Jumat, 14 Agustus 2026

Penembakan di Thailand: 34 Orang Tewas, Tidak Ada WNI

- Kamis, 06 Oktober 2022 18:30 WIB
Penembakan di Thailand: 34 Orang Tewas, Tidak Ada WNI
OkeZone

jaringberita.com:Penembakan di sebuah pusat day care di Nong Bua Lamphu timur laut Thailand pada Kamis, (6/10/2022) menewaskan setidaknya 34 orang. Sebagian besar korban tewas adalah anak-anak yang sedang tidur siang di pusat day care tersebut.

Pelaku diidentifikasi sebagai Panya Khamrap, (34), seorang mantan polisi, menewaskan 22 anak-anak dan 12 orang dewasa sebelum melarikan diri dari lokasi. Khamrap kemudian bunuh diri dengan senjatanya sendiri.
Dilansir dari Okezone, Kementerian Luar Negeri RI (Kemlu RI), mengutip laporan dari KBRI Bangkok, mengatakan bahwa tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam peristiwa ini.
“KBRI Bangkok sudah berkoordinasi dengan Kemlu Thailand serta berkomunikasi dengan simpul masyarakat WNI, hingga saat ini tidak terdapat informasi adanya WNI yang menjadi korban peristiwa penembakan di Distrik Nong Bua, Provinsi Lamphu Thailand,” jelas Direktur Pelindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu RI, Judha Nugraha kepada media.
Khamrap dilaporkan dipecat dari dinas kepolisian tahun lalu karena gagal dalam tes narkoba dan akan diadili di pengadilan besok. Dia juga diduga dalam pengaruh obat-obatan saat melakukan pembantaian keji itu.
Penembakan massal jarang terjadi di Thailand tetapi pada 2020, seorang tentara yang marah atas kesepakatan properti yang gagal menewaskan setidaknya 29 orang dan melukai 57 orang dalam amukan yang membentang di empat lokasi.

Editor
:
Tags
beritaTerkait
Timnas Indonesia Raih Medali Emas, Erick Thohir Sebut Awal Kebangkitan Sepakbola Tanah Air
Ini Isi Surat Pelaku Penembakan Kantor MUI
Pelaku Penembakan MUI Pernah Kirim Surat, Cari Keadilan sebagai Tuhan
Cuaca Panas Ekstrem di Thailand Tembus 42 Derajat Celcius
500 Kg Bakso Gratis Dibagikan untuk Rayakan Ultah Lisa BLACKPINK di Thailand
Perlu Dicatat, Mulai Juni Thailand Bakal Kenakan Biaya Masuk Bagi Turis Asing
komentar
beritaTerbaru