Sandiaga Uno Optimis Jutaan Lapangan Kerja Tumbuh Usai G20


Sandiaga Uno Optimis Jutaan Lapangan Kerja Tumbuh Usai G20
Twitter
Sandiaga Uno

jaringberita.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno optimis 4,4 juta lapangan pekerjaan akan tumbuh hingga tahun 2024, usai penyelenggaraan KTT G20.

Hal tersebut diungkapkannya saat menjadi pembicara pada B20 Summit Indonesia yang merupakan rangkaian event KTT G20 Nusa Dua Convention Center itu digelar pada Minggu 13 November 2022, kemarin.

Dilansir dari Okezone, Rabu (16/11/2022) Sandiaga mengungkapkan, digitalisasi merupakan kunci utama dalam pemulihan sektor parekraf di Indonesia pascapandemi Covid-19. Dengan dukungan UMKM, bisa menghadirkan 1,1 juta lapangan kerja baru dan berkualitas dibandingkan sebelum pandemi Covid-19 pada 2022 dan 4,4 juta lapangan pada 2024.

Pandemi Covid-19 telah memberikan dampak yang sangat besar bagi berbagai sektor kehidupan di indonesia dan di seluruh dunia, khususnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf).

"Sektor parekraf turun 80 persen pada 2020 dan 75 persen pada 2021," sebutnya.

Sandiaga mengatakan, melalui digitalisasi di sektor parekraf, berbagai jenis lapangan kerja baru ikut bermunculan seperti kehadiran berbagai konten kreator yang menjamur di masa pandemi.

Ia optimistis dalam kurun waktu 3-5 tahun mendatang, sektor parekraf mampu mendatangkan angka investasi sekitar 6-8 miliar dolar AS. Karena itu, ia mengajak para investor asing untuk segera berinvestasi di sektor parekraf Tanah Air.

Pada hari yang sama, Sandiaga menjadi pembicara pada tri hita karana forum di Bali Nusa Dua Convention Center. Ia mengatakan pengembangan pariwisata berkelanjutan selaras dengan falsafah hidup masyarakat bali yaitu tri hita karana.

Ajaran ini menitikberatkan pada upaya bagi sesama agar bisa hidup berdampingan, saling bertegur sapa satu dengan yang lain, tidak ada riak-riak kebencian, penuh toleransi, dan damai.

Dia menjelaskan, sustainable tourism ini adalah suatu tren pariwisata yang sekarang tidak terhentikan dan tidak tergantikan. Itu karena sustainable tourism membuka peluang kita untuk lebih melestarikan lingkungan.

Editor
: Nata

Tag: