Selasa, 29 September 2026

Kinerja BTN Gemilang

- Jumat, 28 Oktober 2022 10:30 WIB
Kinerja BTN Gemilang
Direktur Utama Bank Tabungan Negara (Persero) atau BTN Haru Koesmahargyo (tengah)bersama jajaran

Penyesuaian Bunga
Di tengah tren kenaikan suku bunga kredit yang terus melonjak, Haru mengatakan, saat ini bunga acuan merupakan salah satu komponen yang menentukan tingkat bunga.
Ada kondisi likuiditas dan persaingan di pasar. Sehingga pihaknya maklum jika Bank Sentral kembali mengerek suku bunga acuan 50 bps (basis poin), menjadi 4,75 persen.
“Kenaikan bunga acuan Bank Indonesia (BI) itu adalah hal yang wajar. Tugas BI kan untuk menjaga nilai rupiah,” kata pria jebolan Investment Banking Emory University, Amerika Serikat ini.
Menurutnya, BTN berencana menyesuaikan bunga simpanan. Namun diakui Haru, kenaikan suku bunga acuan tidak langsung otomatis membuat BTN mengerek suku bunga deposito maupun kredit.
“Mungkin dari SBDK (Suku Bunga Dasar Kredit) BTN ma sih akan tetap sama. Kalau bo leh secara singkat, kenaikan BI rate ini akan menyesuaikan, ka lau bunga simpanan naik ya bunga kredit naik,” ungkapnya.
Yang pasti, kata Pria kelahiran Jakarta ini, BTN akan terus memberikan banyak potongan harga untuk KPR.
Sementara untuk saat ini, bunga KPR fixed tidak akan mengalami kenaikan. Dilansir dari RM.id, sepanjang periode Januari-September 2022, BTN berhasil menyalurkan kredit mencapai Rp 289,6 triliun, meningkat 7,18 persen dari posisi yang sama tahun lalu senilai Rp 270,27 triliun.

Tags
beritaTerkait
Ekonomi Indonesia 2025 Diprediksi Tumbuh 4,7–5,5 Persen
Jaga Inflasi Tetap Terkendali, BI Tahan Suku Bunga Acuan 5,75 Persen
Bank Indonesia Optimis Kinerja Ekonomi Lebih Baik
Survei Perbankan Triwulan IV 2024, Penyaluran Kredit Baru Terindikasi Naik
Perayaan Satu Tahun PLUS by BTN Prioritas Gelar Roadshow di Medan
BTN Gelar SIMOLEK Dorong Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan
komentar
beritaTerbaru