Minggu, 23 Agustus 2026

Pemkab Gayo Lues Kejar Serapan TKD Rp24,9 Miliar, Ditargetkan Tuntas Desember 2026

Administrator - Sabtu, 22 Agustus 2026 07:23 WIB
Pemkab Gayo Lues Kejar Serapan TKD Rp24,9 Miliar, Ditargetkan Tuntas Desember 2026
ist
Pemkab Gayo Lues mempercepat serapan TKD Rp24,9 miliar untuk pemulihan pascabencana dan menargetkan realisasi 100 persen pada Desember 2026.

Pemerintah Kabupaten Gayo Lues, Aceh, memperketat evaluasi kinerja Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) untuk mempercepat penyerapan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp24,9 miliar.

Baca Juga:

Dana yang bersumber dari dukungan pemerintah pusat tersebut diarahkan untuk mempercepat pemulihan pascabencana, terutama melalui perbaikan infrastruktur, layanan kesehatan, pendidikan, serta berbagai layanan dasar masyarakat.

Baca Juga:

Hingga Kamis, 20 Agustus 2026, realisasi keuangan tambahan TKD di Kabupaten Gayo Lues telah mencapai Rp9,6 miliar atau sekitar 38,81 persen.

Baca Juga:

Pemkab Gayo Lues menargetkan seluruh anggaran tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal hingga akhir tahun dengan memperketat pengendalian dan evaluasi pelaksanaan program.

Realisasi TKD Gayo Lues Capai Rp9,6 Miliar

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Kabupaten Gayo Lues Sukri mengatakan, sebagian realisasi tambahan TKD saat ini digunakan untuk penanganan infrastruktur, khususnya perbaikan akses jalan kabupaten.

Baca Juga:

"Untuk rinciannya itu adalah untuk rehabilitasi jalan, pembuatan jalan, dan satu lagi untuk konstruksi jalan," kata Sukri usai rapat percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi, Kamis (20/8/2026).

Percepatan realisasi anggaran menjadi perhatian pemerintah daerah karena dana tersebut ditujukan untuk mendukung proses pemulihan pascabencana dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Baca Juga:

Evaluasi SKPK Dilakukan Setiap Pekan

Sekretaris Daerah Gayo Lues Irwansyah meminta seluruh SKPK mempercepat pelaksanaan program dan tidak membiarkan kendala administrasi maupun birokrasi menghambat pekerjaan.

Evaluasi terhadap realisasi tambahan TKD dilakukan hampir setiap pekan. Langkah tersebut diambil karena waktu pelaksanaan anggaran 2026 semakin terbatas.

Baca Juga:
"Kami mengevaluasi hampir setiap minggu karena mengingat bulan sudah Agustus. Apabila nanti ada SKPK yang memang sengaja memperlambat ini, kami akan memberikan sanksi kepada SKPK tersebut," ujar Irwansyah.

Ketegasan tersebut berlaku bagi seluruh unsur pelaksana, mulai dari pimpinan perangkat daerah hingga staf dan bendahara.

Pemkab Gayo Lues ingin memastikan seluruh tahapan administrasi, pengadaan, hingga pelaksanaan pekerjaan berjalan sesuai jadwal agar manfaat anggaran dapat segera dirasakan masyarakat.

Baca Juga:

Pemkab Gayo Lues Targetkan TKD Terserap 100 Persen

Irwansyah menegaskan, rapat percepatan realisasi TKD akan terus dilakukan setiap minggu. Menurutnya, anggaran tersebut merupakan dukungan pemerintah pusat yang harus segera dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.

"Setiap minggu kita mengadakan rapat percepat realisasi TKD yang telah diberikan oleh pemerintah pusat. Karena ini kegunaannya untuk masyarakat. Jangan sampai masyarakat kecewa," katanya.

Baca Juga:

Selain mendukung pemulihan fasilitas publik, percepatan penyerapan anggaran juga menjadi bagian dari upaya menjaga akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

Pemkab Gayo Lues menargetkan tambahan TKD sebesar Rp24,9 miliar dapat terealisasi 100 persen pada Desember 2026 tanpa menyisakan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA).

Satgas PRR Sumatera Ikut Kawal Percepatan

Baca Juga:

Monitoring dan evaluasi bersama Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera (Satgas PRR Sumatera) turut dilakukan untuk mengawal percepatan pemanfaatan tambahan TKD.

Pendampingan tersebut diarahkan untuk membantu Pemkab Gayo Lues mengidentifikasi berbagai hambatan dalam pelaksanaan program sekaligus memastikan tindak lanjut berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.

Dengan realisasi yang baru mencapai 38,81 persen hingga 20 Agustus 2026, Pemkab Gayo Lues masih harus mempercepat penyerapan sisa anggaran sekitar Rp15,3 miliar dalam waktu yang tersisa hingga akhir tahun.

Baca Juga:

Tags
beritaTerkait
Normalisasi Sungai di Kota Padang Dipercepat, Risiko Banjir Berulang Ditekan
Relokasi 65 Sekolah Terdampak Bencana di Sumatera Dipercepat
Satgas PRR Perkuat Kolaborasi Penanganan Sungai Krueng Tamiang untuk Cegah Banjir Berulang
Jemaah Haji Aceh Tertua Asal Gayo Lues, Jual Tanah Demi Berangkat ke Tanah Suci
Dinkes Gayo Lues Himbau Rumah Sakit dan Faskes Hentikan pemberian Obat Sirup
Truk Tanki Masuk Jurang Saat Turunan Gunung Hutan TNGL Aceh Tenggara
komentar
beritaTerbaru