Senin, 21 September 2026

Keluarga Dito Mahendra Bakal Diperiksa Maraton terkait Senpi Ilegal

- Senin, 12 Juni 2023 19:30 WIB
Keluarga Dito Mahendra Bakal Diperiksa Maraton terkait Senpi Ilegal
Yudha Marhaena
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan
jaringberita.com -Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim akan melakukan pemeriksaan terhadap keluarga Dito Mahendra secara bergiliran terkait perintangan penyidikan dalam kasus kepemilikan senjata api ilegal. Pemeriksaan akan dilakukan mulai Rabu (14/6/2023) besok.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan penyidik telah melayangkan surat pemanggilan terhadap adik Dito Mahendra. "Tanggal 14 Juni 2023, akan dilakukan pemeriksaan saudara B yang merupakan adik dari MDS alias DM," kata Ramadhan di Mabes Polri, Senin (12/6/2023).

Selanjutnya kata Ramadhan pada Kamis (15/6), juga akan dilakukan pemeriksaan terhadap orang tua dari Dito. Tidak hanya pihak keluarga, penyidik juga memanggil Ketua RT dan satpam.

"Pada Kamis sekuriti atas nama P juga akan dimintai keterangan, dan pada Jumat akan dilakukan pemeriksaan terhadap Ketua RT," bebernya.

Untuk diketahui dalam kasus kepemilikan senpi ilegal, Bareskrim telah menetapkan Dito Mahendra sebagai tersangka. Hingga saat ini, tersangka tidak ada niat untuk menyerahkan diri. Bahkan polisi menerbitkan daftar pencarian orang (DPO) kepada Dito.

Penyidik juga menemukan dugaan tindak pidana lainnya yaitu obstruction of justice (POJ) atau perintangan penyidikan. Polisi telah menaikan dari tahap penyelidikan ke penyidikan. Selain itu juga telah memeriksa kekasih Dito Mahendra yaitu Nindy Ayunda yang berprofesi sebagai penyanyi.

Editor
:
Tags
beritaTerkait
Bareskrim Limpahkan Dito Mahendra dan 12 Senjata Ilegal ke Kejari Jaksel
Akhir Perjalanan Dito Mahendra, Buronan Paling Dicari
Bareskrim Tangkap Dito Mahendra di Bali
Bareskrim Bidik Tersangka Baru Kasus Senpi Ilegal Dito Mahendra
Bareskrim Geledah Rumah Dito Mahendra, Sita Dua Senjata dan 78 Peluru
Bareskrim Endus Keberadaan Dito Mahendra
komentar
beritaTerbaru