jaringberita.com - Plt Direktur RSUD dr Pirngadi Medan dr Taufik Ririansyah meminta SMF (staf medis fungsional) untuk membuat program dan inovasi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
"SMF harus membuat program-program dan inovasi-inovasi untuk bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Jangan lagi orientasinya ke birokrat," tegasnya kepada wartawan, Selasa (13/6).
Selain itu dia juga meminta seluruh pegawai RSUD dr Pirngadi Medan melakukan perubahan orientasi. Artinya tidak hanya melayani dalam lingkaran pagar RS, melainkan memberikan pelayanan di luar RS.
"Kita menyadari dalam kurang waktu 10 tahun ini terjadi persaingan RS internasional dan nasional. Kita ingin RS kebanggaan kita ini bisa bersaing dengan RS lainnya," katanya.
"Salah satu inovasi kita adalah menjemput pasien agar supaya orang lebih mudah mendapatkan layanan. Untuk saat ini, pasien yang kita jemput pasien hemodialisis, kemoterapi serta pasien operasi yang sudah terjadwal," terangnya.
Selain menjemput pasien hemodialisa, kemoterapi dan operasi terjadwal, RSU dr Pirngadi Medan, kata Taufik, juga akan menyiapkan layanan ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa). Dalam hal ini, RSU dr Pirngadi sudah melakukan kerja sama dengan Dinsos Medan dan Dinkes Medan.
"Saat ini kita hanya bisa menampung delapan orang, ke depan kita akan memperluas layanan ODGJ dengan menambah ruangan," ungkapnya.
Untuk itu dia berharap semua inovasi yang dilakukan terpublikasi sehingga informasi tersebut sampai ke masyarakat.
"Di tengah persaingan ini, apa yang kita lakukan dapat terpublikasi dengan baik, sehingga animo masyarakat untuk berobat ke RS Pirngadi bisa meningkat. Layanan yang optimal itu bukan lagi tuntutan, tapi pilihan di tengah banyaknya rumah sakit bertaraf internasional dan nasional," pungkasnya.