jaringberita.com - Sebanyak 300-an lebih pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Medan masa bakti 2022-2025 resmi dilantik, Minggu (6/11/2022).
Ketua IDI Cabang Medan dr Ery Suhaymi, SH, MH, MKed (Surg), SpB, FINACS, FICS usai dilantik menegaskan, jika IDI Cabang Medan akan mendukung penuh upaya pelaksanaan pelayanan kesehatan di Kota Medan.
"Seperti yang sudah disampaikan ke Pemerintah Kota Medan, bahwa IDI Cabang Medan selalu mendukung upaya pelaksanaan kesehatan masyarakat di Kota Medan," ungkapnya.
Untuk itu dia juga berharap semangat kolaborasi yang digaungkan oleh Wali Kota Medan Bobby Nasution bisa menginspirasi organisasi profesi kesehatan di Medan, terutama IDI Cabang Medan.
"Kita berharap IDI Cabang Medan sebagai salah satu organisasi profesi kesehatan di Kota Medan turut menyehatkan masyarakat di kota Medan," imbuhnya.
Sementara itu, banyaknya jumlah dokter yang menjadi pengurus IDI Cabang Medan ini mendapat apresiasi Ketua Umum PB IDI dr M Adib Khumaidi, SpOT yang hadir dalam kesempatan tersebut.
"Pelantikan ini jadi momentum awal untuk lebih baik kedepan, baik untuk hak kesehatan masyarakat dan kesejahteraan anggota," ujarnya.
Lebih lanjut Khumaidi menyebutkan, jika 300 lebih pengurus IDI Cabang Medan ini bergerak menjalankan program kerja, maka dia yakin permasalahan kesehatan di Kota Medan akan selesai.
"Saya berharap kepada dr Ery Suhaymi (Ketua IDI Medan) memanfaatkan 300 lebih pengurus ini menjalankan program-program kerja, saya yakin permasalahan kesehatan di kota Medan akan selesai. Untuk itu, tempatkan organisasi profesi kita sebagai mitra mengawal kesehatan masyarakat dan kesejahteraan anggota," jelasnya.
Dalam kesempatan itu juga dia menegaskan, jika IDI adalah rumahnya para dokter seluruh Indonesia dan rumah itu hanya satu.
"Organisasi IDI paling solid dan kompak. Namun ini menjadi tantangan bagi pengurus, dalam memberikan yang terbaik bagi anggota, sehingga anggota datang ke sekretariat tidak hanya untuk mengurus STR saja," imbuhnya.
Dia juga meminta para pengurus IDI wilayah dan cabang seluruh Indonesia untuk melakukan politik kesehatan sehingga dilihat oleh para pimpinan, anggota legislatif dan lainnya.