Dianggap Hina Profesi Wartawan, Lurah Durian Terancam Dilaporkan


Dianggap Hina Profesi Wartawan, Lurah Durian Terancam Dilaporkan
Istimewa
Lurah Durian, Harun Al Rasyid Siregar

jaringberita.com - Lurah Durian Kecamatan Medan Timur, Harun Al Rasyid Siregar terancam dilaporkan ke aparat penegak hukum karena dianggap telah menghina profesi wartawan dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistik. Demikian dikatakan Romeo Hutagalung kepada awak media, Sabtu (28/1/2023) via seluler.

Romeo menjelaskan, bahwa rencana dilaporkannya Lurah Durian, Harun Al Rasyid Siregar karena disinyalir mencoba mencela profesi pers dengan pernyataan, "Dajjal akhir zaman". Selain itu dia juga mengatakan, "cari rezeki yang halal, agar keluarga kita masuk surga, jangan yang haram" kepada Romeo melalui pesan WhatsApp", sehingga ia merasa pernyataan tersebut menghina profesi wartawan.

"Kita tidak terima, itu adalah bentuk penghinaan kepada pers. Oleh karena itu, akan kita laporkan ke Polrestabes Medan atau ke Organisasi Pers," ujarnya.

Selain itu, Pemimpin Redaksi di salah satu media online ini juga akan melaporkan Lurah Durian ke Walikota Medan, Bobby Afif Nasution atas sikap dan etika yang dianggap tidak mencerminkan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mewujudkan kemitraan antara pemerintah dengan insan pers.

"Kita juga akan melaporkannya ke Pemko Medan, dalam hal ini Walikota Medan," tegasnya.

Romeo menceritakan, pemicu pernyataan tersebut, bermula dari pemberitaan yang dilakukannya perihal keluhan masyarakat terkait Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang menyerang warga Jalan Selamat, Kelurahan Durian karena abu dari sebuah bangungan yang diduga bermasalah selama berbulan-bulan, hingga membuat Lurah Durian merasa berang.

"Iya, karena pemberitaan dari keluhan masyarakat," terangnya.

Terpisah, Lurah Durian Kecamatan Medan Timur, Harun Al Rasyid Siregar ketika dimintai tanggapannya melalui pesan seluler terkait hal tersebut berdalih jika pernyataan itu adalah suatu kesalahpahaman pengertian.

"Izin bang, maaf, salah pemahaman dia itu. Itu kan jelas maksudnya kita semua kerja cari yang halal untuk keluarga, agar rezeki kita berkah," katanya.

"Aku minta maaf bila ada teman-teman pers yang merasa tersinggung. Itu sebenarnya membilangkan kita itu, kami bekerja sudah sesuai prosedur," tambahnya.

Namun ketika disinggung soal permasalahan yang dimaksud akan dibawah keranah hukum, Harun memilih untuk bungkam.

Penulis
: Kos
Editor
: Nata

Tag: