BKM Diminta Berinovasi Dalam Mengajak Umat Islam Ramaikan Masjid


BKM Diminta Berinovasi Dalam Mengajak Umat Islam Ramaikan Masjid
Pixabay
Ilustrasi

jaringberita.com - Untuk meramaikan masjid, Badan Kemakmuran Masjid (BKM) dituntut untuk berinovasi dalam mengajak umat Islam.

Hal ini dikatakan, Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah saat mesmikan Gedung Fastabikul Khairat di Kota Tebingtinggi, Selasa (11/1/2023).

“Dalam hidup, inovasi itu perlu, apalagi dalam mengajak orang lain untuk beribadah. Tak bisa hanya kita ajak ayo datang ke masjid, apalagi anak-anak muda. BKM perlu menghadirkan ide atau gagasan baru,” ujarnya.

Selain itu, Ijeck juga mengajak anak-anak muda meramaikan masjid. Dia menceritakan, pernah salat Subuh di salah satu masjid di Medan dan melihat adanya absensi.

"Saat saya tanya, ternyata itu absen jemaah yang salat Subuh ke masjid kalau sudah full 40 hari jemaahnya dikasih paket sembako yang total isinya Rp300 ribu. Yah kadang berbuat baik harus dipaksa dahulu, nanti Insya Allah, hal baik itu jadi satu kebiasaan,” katanya.

Namun Ijeck mengapresiasi Forum Silaturahim Arisan BKM Kota Tebingtinggi yang telah membangun Gedung Fastabikul Khairat dan pewakif tanah Hasrul Hasan. Ia pun berharap gedung tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik.

“Gedung ini harus dimanfaatkan dengan baik, bisa dijadikan untuk tempat pelatihan Imam Masjid, pengurus masjid, tempat belajar salat, belajar membaca Alquran, tempat berdiskusi para BKM Masjid dan pertemuan-pertemuan lainnya,” jelasnya.

Dia juga berharap, gedung ini bisa menjadi ladang untuk bertumbuhnya para generasi yang berakhlak karimah, tangguh dan selalu optimis yang akan membawa keberkahan di Sumut, khususnya Kota Tebingtinggi.

Ketua DMI Kota Tebingtinggi menyampaikan ide gedung ini berawal dari forum bernama Ukhuwah Islamiyah Tebingtinggi yang rutin melaksanakan pelatihan salat.

“Saat itu kami sewa gedung untuk tempat pelatihan salat yang kami namai Salat Center. Setelah itu ternyata Pak Hasrul mewakafkan tanahnya untuk kami, dengan bantuan uang Rp70 juta dan kemudian dari Pemprov Sumut Rp100 juta selesailah gedung ini. Gedung ini jadi tempat pelatihan salat dan juga pusat pelatihan untuk imam masjid, dan segala hal yang berkaitan dengan masjid,” kisahnya.

Editor
: Nata

Tag: