Sabtu, 22 Agustus 2026

Penjelasan BPODT Soal Investor Ingin Bangun Kasino di Danau Toba

- Selasa, 14 Maret 2023 14:00 WIB
Penjelasan BPODT Soal Investor Ingin Bangun Kasino di Danau Toba
Internet
Danau Toba

jaringberita.com -Ada wacana membangun 'Healing Entertainment' berupa lokasi judi atau Casino ala Genting Malaysia akan dibangun di Kawasan Danau Toba, yang dicetuskan oleh seorang investor ternama di Indonesia. Hal itu, menjadi perhatian khusus di tengah masyarakat, yang dinilai judi dilarang di tanah air ini.

Atas hal itu, Badan Otorita Danau Toba (BPODT) angkat bicara terkait dengan wacana pembangunan 'Healing Entertainment' ala Genting Malaysia di Danau Toba. Wacana itu, disampaikan oleh investor ternama di Indonesia, bernama Belly Saputra Datuk Jano Sati, yang merupakan Direktur Utama Riyadh Group Indonesia.

Direktur Bisnis Pariwisata dan Kelembagaan Kepariwisataan BPODT, Raja Malam Ukur Tarigan mengungkapkan Belly menyampaikan wacana itu, saat acara Investment Forum digelar BPODT di Kaldera Resort, di Kabupaten Toba, Sumut, Jumat 3 Maret 2023, lalu.

"Itu awalnya acara REI kemarin, ulang tahun mereka. Mereka ingin ke Danau Toba, Kita kemas Investment Forum, datang beberapa (investor). Nah datang datuk Belly, awalnya itu, developer top lah di Indonesia. Dia bilang healing entertainment lah, arahnya ke Casino gitu," kata Raja.

Raja mengatakan wacana itu, hanya sebagai masukan atau saran saja pihak BPODT menganggapnya. Tidak menjadi fokus dalam pencarian investor, mereka fokus mencari investor dalam pembangunan hotel bintang 5 di kawasan Danau Toba.

"Healing entertainment ada dua slot, Indoor entertainment dan outdoor entertainment. Tapi, ini seperti universal studio. Tapi, permintaan investor," kata Raja.

"Kita kaji, tapi tidak fokus. Tapi, kita minta surat minat. Sampai sekarang belum ada. Tapi, teman beliau surat minat mau bangun mini zoo gitu," tutur Raja.

Begitu juga, Raja menjelaskan belum ada niat untuk disampaikan atau diskusikan ke Dewan Pengarah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Namun, Raja mengatakan bila ingin disampaikan wacana itu, harus dikaji lebih dalam, terhadap efek kepada masyarakat. Karena, akan menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat.

"Pasti ada kajian mendalam, apa lagi itu isu sensitif memperhatikan banyak kearifan lokal. Panjang lah, masih lama kali itu. Itu keinginan investor, itu nanti dulu. 20 tahun lagi, belum tentu juga," ucap Raja.


Baca Juga:
Editor
:
Tags
beritaTerkait
Perumda Tirtanadi Komit Dukung Event Aquabike Jetski World Championship
Tim Blabla Motor Sport Alami Kecelakaan, Ijeck: Alhamdulilah Kami Sehat Walafiat
Raimondo Direktur H2o Racing: Pengamanan Aquabike Jetski 2023 Luar Biasa
Pengamanan Aquabike Jetski 2023, Kapolda Sumut: Bertaraf Internasional
Polda Sumut Hadirkan Polisi Pariwisata aktif Berbahasa Inggris Dalam Aquabike Jetski World Championship
Tinjau Venue Irjen Agung Setya Pastikan Keamanan Event Aquabike Jetski Danau Toba
komentar
beritaTerbaru