Selasa, 18 Agustus 2026

Kesasar di Hutan dan Diselamatkan Warga, Akhirnya Anak Orang Utan Tapanuli Ini Diserahkan ke BKSDA

- Kamis, 29 September 2022 15:30 WIB
Kesasar di Hutan dan Diselamatkan Warga, Akhirnya Anak Orang Utan Tapanuli Ini Diserahkan ke BKSDA
istimewa
Satu individu Pongo Tapanuliensius ( Orang Utan Tapanuli ) diserahkan oleh Polres Tapanuli Utara ke pihak BKSDA di Mapolres Taput, Kamis ( 29/9).

jaringberita.com:Satu individu Pongo Tapanuliensius ( Orang Utan Tapanuli ) diserahkan oleh Polres Tapanuli Utara ke pihak BKSDA di Mapolres Taput, Kamis ( 29/9).

Penyerahan satu individu Pongo Tapanuliensius ini dilaksanakan, berawal dua orang warga Desa Sitoluoppu Kecamatan Pahae Jae Kabupaten Tapanuli Utara, menyelamatkannya yang sedang menyendiri dan terlantar di hutan warga di Aek Sorminan Desa Sitoluoppu Kecamatan Pahae Jae, selanjutnya bersama kepala desa menyerahkan ke Polres Taput.
Kedua warga tersebut yaitu Luas Sitompul (40) dan Noel Sitompul warga yang sama menemukan anak Orang Utan tersebut, Rabu ( 29/9) sekira 17.00 WIB.
Kapolres Tapanuli Utara AKBP Johanson Sianturi SIK. MH mengungkapkan, bahwa penyelamatan anak orang hutan ini atas kesadaran dua orang warga, dimana saat keduanya pergi ke hutan untuk mengumpul durian, mereka melihat anak orang hutan tersebut menyendiri sedang memakan durian yang jatuh di tanah.
Melihat hal tersebut, keduanya membiarkan karena mengira bahwa ada induknya yang menjaga anak tersembunyi.
"Di tunggu hingga sore hari sekira pukul 19.00 wib, anak orang hutan tersebut tetap menyendiri di atas tanah dan tidak ada induknya. Selanjutnya keduanya mengambil inisiatif mendekati anak orang hutan tersebut untuk menyelamatkannya. Saat didekati, orang hutannya malah mendekati kedua nya. Kemudian Luas Sitompul menimangnya dan membawa ke kampung serta melaporkan kepada Kepala Desa setempat,"beber Kapolres.
Lanjutnya lagi, sadar akan aturan tentang perlindungan hewan lalu kepala Desa menghubungi Polres Taput dan menyerahkannya
"Agar anak orang hutan ini bisa diselamatkan, Polres Taput menyerahkannya kepada pihak Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Seksi Wilayah IV Tarutung," terang Kapolres.
Atas kesadaran kedua warga yang menyelamatkan, Kapolres Taput mengapresiasi dan menyampaikan terimakasih kepada mereka serta kepada kepala desa yang telah melaporkan.
"Hal ini patut di contoh oleh masyarakat lain. Apabila menemukan satwa yang dilindungi mari kita selamatkan dan jangan sampai di bunuh agar tidak terjadi kemusnahan dan pelanggaran hukum," pungkas Kapolres.
Kordinator OIC ( Orang Utan Informasion Center ) Krisna dan Drh. Ikhwan amir mengungkapkan, saat ini, diperkirakan populasinya hanya tersisa sekitar 800 individu orang utan sejenis yang hidup di hutan Tapanuli.
"Usia orang utan ini diperkirakan 11 bulan dan berat 3 kg. Saat dilakukan pemeriksaan, kondisinya sehat. Nantinya setelah orang utan ini akan diserahkan ke BKSDA," ujarnya.
Perwakilan BKSDA propinsi sumut Manigor Lumbantor menyampaikan, bahwa nanti orang utan ini akan dirawat hingga layak dilepas kembali ke habitatnya, serta mengapresiasi Polres taput yang telah memfasilitasi penanganan satwa yg dilindungi.

Editor
:
Tags
beritaTerkait
Perampok Bermodus Polisi Berhasil Diringkus Polres Taput, Pelaku Mengaku 2 Kali Beraksi.
Polisi Tetapkan Oknum Wakepsek di Taput Tersangka Kasus Pencabulan Siswi
Bejat, Pria di Taput Cabuli Anak Kandungnya yang Masih Balita
Pegang Payudara Ibu Muda,  Pria Ini Masuk Jeruji Besi
Polres Tapanuli Utara Amankan   Objek Wisata Ramai Pengunjung
Kerjasama Polres Taput dan Bandara Silangit Gagalkan Peyelundupan 12 Kg Ganja Kering dalam Kardus
komentar
beritaTerbaru