jaringberita.com -Sekretaris Jenderal Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Ahmad Muzani menegaskan, tidak mentolerir setiap tindak yang bisa menghambat kemenangan Prabowo Subianto di Pilpres 2024.
“Kasus Palembang kita cepat bertindak. Karena hal seperti ini akan menjadikan perjuangan kita menjadi berat,”ujar Muzani melalui keterangan tertulis.
Pernyataan ini, merupakan reaksi atas dipecatnya Anggota DPRD Palembang dari Partai Gerindra, Sukri Zen yang terbukti melanggar anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) dan kode etik partai.
Pemecatan dengan tidak hormat baik dari status anggota dewannya dan keanggotaan partai ini dilakukan setelah melalui mekanisme Sidang Majelis Kehormatan Partai Gerindra yang tak dihadiri dirinya.
Sukri dianggap bersalah setelah memukuli wanita di sebuah SPBU, dan aksinya terekam dan menjadi viral di jagat maya.
Wakil Ketua MPR itu bilang, kader Gerindra harus memberikan pemahaman serta bantuan-bantuan yang sifatnya untuk kesejahteraan rakyat. Bukan justru malah melakukan tindakan kekerasan yang bisa mencoreng nama baik partai.
“Tidak boleh ada lagi anggota Gerindra yang bertindak melakukan kekerasan seperti di Palembang kemarin. Itu adalah yang pertama dan yang terakhir. Kita tidak ingin semangat kita memenangkan Prabowo Presiden, Gerindra Menang tergerus akibat ulah satu dua orang anggota partai,” geregetnya seperti dilansir RM.id ?