Kamis, 01 Oktober 2026

Sejumlah Wilayah Indonesia Berpotensi Alami Ekstrem Sepekan Ke Depan

- Sabtu, 27 Agustus 2022 20:40 WIB
Sejumlah Wilayah Indonesia Berpotensi Alami Ekstrem Sepekan Ke Depan
Pixabay
Ilustrasi

jaringberita.com - Jakarta: Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat agar mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang dapat melanda sejumlah wilayah di Indonesia hingga sepekan ke depan mulai 28 Agustus hingga 3 September.


"Saat ini diindikasikan terdapat potensi signifikansi dinamika atmosfer yang dapat berdampak pada peningkatan curah hujan di beberapa wilayah Indonesia," ujar Deputi Bidang Meteorologi Guswanto dalam keterangan tertulis, Sabtu (27/8/2022).

Guswanto mengatakan hasil analisis kondisi dinamika atmosfer menunjukkan adanya potensi belokan dan perlambatan angin yang dapat meningkatkan pola konvektifitas.

Selama periode tersebut, diprediksi akan terjadi fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) serta aktifnya gelombang Rossby yang dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah Indonesia dalam beberapa hari ke depan.

Berdasarkan kondisi tersebut, BMKG memprakirakan potensi curah hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang selama sepekan ke depan dapat terjadi di sejumlah wilayah.

Adapun wilayah tersebut seperti di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kep. Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatra Selatan, Kep. Bangka Belitung, Lampung.

Lalu, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua.

Sementara untuk tiga periode ke depan yakni 27-29 Agustus, berdasarkan prakiraan berbasis dampak, wilayah yang berpotensi terdampak hujan lebat dengan kategori siaga perlu diwaspadai di Bangka Belitung, Bengkulu, Sumatra Barat, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, dan Maluku.

Guswanto menyarankan agar pihak-pihak terkait melakukan persiapan seperti memastikan kapasitas infrastruktur dan sistem tata kelola sumber daya air siap untuk mengantisipasi peningkatan curah hujan.

Kemudian melakukan penataan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, tidak melakukan pemotongan lereng atau penebangan pohon yang tidak terkontrol serta melakukan program penghijauan secara lebih masif.

Baca Juga:
Editor
:
Tags
beritaTerkait
BRImo Tembus 49,7 Juta Pengguna, BRI Perkuat Inklusi Keuangan Lewat Layanan Digital
Masyarakat Medan Hidup Harmonis Dalam Keberagaman
Rico Waas : Ikhtiar Dalam Mempromosikan Kuliner Halal, Aman dan Sehat
Hari Bhayangkara ke-79, PGI Nilai Pelayanan Polri dan Sikap Personel Semakin Humanis
Aksi Humanis Srikandi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Semarakkan Hari Buruh
Aksi Humanis Srikandi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Semarakkan Hari Buruh
komentar
beritaTerbaru