Minggu, 16 Agustus 2026

KSAD Jenderal Dudung Akhirnya Maafkan Effendi Simbolon

- Kamis, 15 September 2022 15:00 WIB
KSAD Jenderal Dudung Akhirnya Maafkan Effendi Simbolon
TNI AD
KSAD Jenderal Dudung Akhirnya Maafkan Effendi Simbolon

jaringberita.com:Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengaku telah memaafkan Anggota Komisi I DPR Effendi Simbolon terkait pernyataannya soal TNI seperti gerombolan.

Pernyataan politikus PDIP ini langsung membuat reaksi keras para prajurit TNI AD di sejumlah wilayah dengan membuat video singkat meminta Effendi Simbolon untuk minta maaf.
"Setelah Pak ES sampaikan maaf sebetulnya kemarin saat saya di Pekanbaru saya sudah sampaikan. Artinya bahwa permohonan maaf ES bagi kami jajaran TNI AD memaafkan, toh Tuhan Maha Pemaaf, masa manusia tidak memaafkan," kata Dudung dikutip dari Okezone, Kamis (15/9/2022).
Sebelumnya Anggota Komisi I DPR Fraksi PDI-Perjuangan, Effendi Simbolon telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas pernyataannya tersebut.
KSAD melalui Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat Kolonel Arh Hamim Tohari juga telah mengimbau pihak yang terlibat untuk melupakan perbedaan yang terjadi, dan segera melangkah bersama membangun bangsa dan negara.
"Dengan telah dilakukannya jumpa pers oleh Efendi Simbolon dan penyampaian permintaan maaf, maka marilah kita semuanya menjadikan peristiwa tersebut sebagai pembelajaran untuk semuanya dalam berucap dan bersikap,"ujarnya.
"Mari kita saling menghormati dan menghargai agar komitmen kita bersama untuk secara sinergi bekerja demi NKRI tidak ternodai," kata Hamim.

Editor
:
Tags
beritaTerkait
Hadapi Era Disrupsi, Kasad Tekankan Ini Pada Mahasiswa Universitas Pasundan
Kasad Tegaskan Papua Bagian dari NKRI
Pangdam Kirim 22 Atlit Pencak Silat Turnamen Piala Kasad InTahun 2023
Kasad Jenguk 7 Prajurit Korban Penyerangan KST Papua di RSPAD
Warga Mabesad Terima Alquran dan Kurma dari Raja Arab Saudi
Kasad Ziarah ke TMP Kesenden Sekaligus Tinjau Pembangunan Masjid Syarif Abdurachman
komentar
beritaTerbaru