Sabtu, 03 Oktober 2026

Kawasan Wisata Pantai di Cilacap Porak-Poranda Diterjang Gelombang Pasang

- Rabu, 31 Agustus 2022 21:30 WIB
Kawasan Wisata Pantai di Cilacap Porak-Poranda Diterjang Gelombang Pasang
Istimewa
Kondisi pasca gelombang pasang di Pantai Cilacap

jaringberita.com - Jakarta: Kawasan obyek wisata di sepanjang garis pantai Kabupaten Cilacap porak-poranda setelah diterjang gelombang pasang air laut pada Selasa (30/8/2022) siang.


Pantauan visual di lapangan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap, sejumlah aset milik pedagang seperti kios, warung dan kedai-kedai di kawasan wisata pantai itu mengalami kerusakan hingga terseret arus pasang air laut.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cilacap Wijonardi meneruskan peringatan dini dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bahwa kondisi gelombang pasang masih berpotensi terjadi hingga esok hari dengan estimasi tinggi gelombang hingga 4 sampai 6 meter.

“Situasi dan kondisi sepanjang pantai Cilacap mulai dari Areal 70 Pantai Teluk Penyu hingga Jetis saat ini sampai besok menurut prakiraan BMKG lagi tidak bersahabat dengan potensi gelombang antara 4 sampai 6 meter,” ujar Wijonardi.

Atas fenomena itu, pihaknya telah mengeluarkan imbauan peringatan dini melalui menara pengeras suara di Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung BMKG Cilacap kepada masyarakat.

Selain imbauan melalui menara pengeras suara, pihak Unit Pelayanan Teknis (UPT) BPBD Kota dan Kecamatan Kroya juga turun ke lapangan untuk memberikan imbauan secara langsung kepada masyarakat.

“Petugas UPT Kota dan Kroya telah melakukan pemantauan dan mengimbau agar masyarakat menjauh dan mengurangi aktivitas di pantai,” kata Wijonardi.

Di samping itu, BPBD Kabupaten Cilacap juga segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk melakukan siaga kedaruratan untuk mengantisipasi adanya potensi yang lebih buruk.

Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa. Kerugian materiil dalam pendataan lebih lanjut.

Selain Kabupaten Cilacap, Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung BMKG Cilacap juga menyatakan bahwa gelombang tinggi hingga 6 meter berpotensi terjadi di sepanjang garis pantai selatan Jawa Tengah, DI Yogyakarta dan Jawa Barat.

Adapun rinciannya meliputi perairan Sukabumi-Cianjur, Garut-Pangandaran, Samudera Hindia selatan Jawa Barat, perairan Kebumen-Purworejo, DI Yogyakarta dan Samudera Hindia selatan Jawa Tengah.

Baca Juga:
Editor
:
Tags
beritaTerkait
KN Ular Laut-405 Selamatkan Kapal Terombang Ambing di Laut Flores
Bacalon Bupati
Bakamla Uji Fungsi Senjata Meriam 30 MM, Laksma Rudi: Demi Menjaga Laut Indonesia
Oknum Kapos Basarnas TBA Digerebek Warga Berduaan dengan Wanita lain
Pastikan Kesiapan Operasi Mantap Brata Menuju Pemilu 2024, Polres Pasangkayu Terima Kunjungan Tim Was Ops Polda Sulbar
Bakamla RI Resmi Tutup Rakor Pengukuran Indeks Keamanan Laut Tahun 2023
komentar
beritaTerbaru